Bupati Mahayastra. (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Melihat banyaknya jumlah tenaga kerja (naker) migran yang positif COVID-19, Pemerintah Kabupaten Gianyar melakukan gerak cepat menyiapkan tempat singgah. Upaya itu dilakukan dengan menyewa salah satu hotel di seputaran Ubud.

Menurut Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, mengatakan saat ini tempat karantina di Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh sudah penuh. Pihaknya langsung gerak cepat mencari tempat, khususnya bagi PMI. “Karena di Bedulu sudah penuh, mulai kemarin sudah kita siapkan hotel di Ubud,” katanya.

Hotel tersebut berlokasi di Jalan Raya Pengosoken, Ubud. Hotel ini disiapkan dengan kapasitas 60 kamar untuk dijadikan rumah singgah bagi PMI. “Jumlahnya ada 60 kamar, ” katanya.

Sementara itu Ketua Satgas COVID-19 Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya mengatakan Pemda Gianyar memang telah bergerak cepat mempersiapkan tempat karantina atau rumah singgah untuk PMI. “Ya kita sudah mempersiapkan tempat karantina baru lagi,” katanya.

Baca juga:  Satpol PP Turunkan Spanduk Penolakan Tempat Karantina PMI di Desa Samsam

Sekda Wisnu Wijaya mengungkapkan sesuai informasi dari Pemprov Bali, bahwa ada warga gianyar orang PMI yang akan pulang dari luar negeri. Sesuai hasil rapat hari ini Dishub gianyar akan menjemput PMI tersebut ke tempat karantina Prov Bali. “Dari sana akan dikarantina di temat rumah singgah yang telah disiapkan oleh pemerintah Kabupaten Gianyar. Jadi tidak boleh pulang ke rumah masing masing dan wajib dikarantina selama 14 hari,” katanya.

Diberitakan sebelumnya sampai saat ini sudah ada 5 PMI asal Gianyar yang positif COVID-19. Ironisnya salah satu dari PMI itu sudah menularkan virus ini ke pamannya. Hal serupa juga dialami pasien positif COVID-19 asal Bangli, yang diduga tertular dari anaknya yang PMI. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.