DENPASAR, BALIPOST.com – Lonjakan kendaraan yang masuk Bali mulai dilakukan langkah antisipasi. Sejumlah rekayasa lalulintas dengan melakukan perubahan arus akan diberlakukan guna menghindari kemacetan selama liburan.

Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi, Jumat (27/12). Rapat digelar Dinas Perhubungan Provinsi Bali dengan Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XII Provinsi Bali dan Provinsi NTB, Dinas Perhubungan Kabupaten Badung dan Sat Lantas Polresta Badung.

Kabid Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Drs. I Nyoman Sunarya, M.Si., mengatakan rapat yang digelar ini dalam rangka mengantisipasi kemacetan menjelang dan setelah Tahun Baru 2020. Hasil rapat koordinasi, diputuskan adanya perubahan sementara arus lalu lintas di seputaran Desa Mengwi dengan melakukan rekayasa lalu lintas.

Pengalihan sementara akan mulai dilaksanakan pada 30 Desember 2019 sampai 2 Januari 2020. Dijelaskan, arus lalu lintas dari Denpasar menuju Singaraja dialihkan ke jalan akses masuk Terminal Mengwi di sebelah barat.

Kemudian arus lalu lintas di simpang Mengwi arahnya dibalik dari arah utara ke selatan. Arus lalu lintas dari arah Tabanan dialihkan masuk ke jalur akses masuk ke Terminal Mengwi di sebelah barat.

Baca juga:  Dibawa ke RSJ Bangli, WNA Rusak Patung Catur Muka

Jalan Raya Mengwitani menjadi satu arah dari arah timur ke barat. Sementara jalur ganda di depan Terminal Mengwi, dua-duanya menjadi satu arah dari arah barat ke arah timur.

Sedangkan lalin dari jalur Gulingan-Beringkit ditutup dari arah timur. Untuk tertib lalin bagi pengendara juga akan dipasang Traffic Cone atau Water Barrier di beberapa lokasi.

Diantaranya, Simpang Mengwitani, jalan akses masuk Terminal Mengwi sebelah barat, dan jalan masuk jalur Gulingan – Beringkit.

Sementara untuk kedatangan kendaraan menjelang akhir 2019, sejak beberapa hari mengalami kenaikan di Pelabuhan Gilimanuk. Pada 25 Desember 2019, kenaikan jumlah kedatangan roda dua mencapai 1.359 unit dan roda empat sebanyak 2.977 unit. Sedangan di 26 Desember 2019, roda dua sebanyak 2.037 unit, dan roda empat sebanyak 6.511 unit. (Agung Dharmada/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.