Warga menunjukkan TKP gantung diri di Jalan Werkudara, Denpasar. (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kasus gantung diri terus terjadi di wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Selama dua hari, Kamis (21/11) dan Jumat (22/11), tiga orang tewas gantung diri, yaitu Marsuki (44), Rain Weustern (53) asal Belanda beralamat di Kuta dan I Made Mira Yasa (53) tinggal di Jalan Werkudara, Denpasar.

Kapolsek Denpasar Timur (Dentim) Kompol I Nyoman Karang Adiputra menyampaikan, dari keterangan kakak Yasa, I Wayan Sudana, pada Kamis (21/11) pukul 15.00 Wita, Yasa menjemput istrinya kerja di hotel. Karena saat itu dia belum berangkat, Sudana mencari ke rumah adiknya tersebut.

Setibanya di sana, pintu rumah tertutup dan dikunci. Sudana langsung menggedor sambil memanggil-manggil adiknya, tapi tidak ada jawaban. Kakak korban kemudian mendobrak pintu tersebut.

Setelah pintunya terbuka, ditemukan korban tergantung di pintu kamar tidur. Sudana lalu memanggil keluarganya dan memberi tahu bahwa Yasa gantung diri. Mayat korban lalu diturunkan dengan memotong tali penggantung.

Baca juga:  Tiga Koperasi Bergabung Bentuk PT. Persaudaraan Jaya Mandiri

“Keterangan saksi-saksi, selama ini korban tidak ada masalah, baik dengan istrinya (Ni Made Sugiasih), anak maupun keluarganya. Pihak keluarga menerima kejadian ini dan tidak melanjutkan ke pihak berwajib,” jelas Karang Adiputra.

Pada Kamis pukul 13.30 di rumah kos di Jalan Kediri Gang Gua Galang, Kuta, ditemukan orang gantung diri dengan kondisi membusuk. Korbannya Marsuki (44) asal Batam.

Awalnya tercium bau busuk yang berasal dari kamar korban. Setelah pemilik kos membuka pintu kamar tersebut, ternyata korban gantung diri. ”Diperkirakan korban meninggal tiga hari lalu,” kata sumber.

Jumat (22/11) pukul 10.30, Rain Weustern (53) asal Belanda ditemukan gantung diri di kamar nomor 7 sebuah hotel di Jalan Raya Kuta, Abianbase. Korban gantung diri menggunakan kabel charger HP diikat di pegangan lemari. Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu I Putu Ika Prawan belum bisa dimintai konfirmasinya terkait kasus ini. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.