Gubernur Koster dan Ny. Putri Suastini Koster saat penganugerahan Pendekar Kehormatan bertepatan dengan HUT Perisai Diri Bali ke-55, Minggu (28/4). (BP/istimewa)

Isteri Gubernur Bali, Ny. Putri Suastini Koster dianugerahi gelar Pendekar Kehormatan oleh Perisai Diri Bali. Penganugerahan tersebut dilaksanakan pada perayaan HUT Perisai Diri (PD) Bali ke 55 yang diadakan di Gedung Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali pada Minggu (28/4) petang.

Gubernur Bali Wayan Koster dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi sekaligus dan terima kasih atas eksistensi PD Bali selama ini. “PD sudah membuktikan diri sebagai salah satu cabang olahraga yang punya kontribusi besar, menyumbangkan medali di ajang nasional dan internasional. Sebuah prestasi yang sangat layak diberikan apresiasi dari pemerintah,” ujar Gubernur Koster.

Pria yang juga Ketua DPD PDIP Bali ini juga mengaku akan lebih memperhatikan pemajuan cabang olahraga khususnya yang punya kontribusi bagi Bali. “Olahraga juga akan jadi prioritas kita ke depan, sebagai sebuah ciri atau karakter Bali. Ini juga tanggung jawab saya sebagai gubernur,” Katanya.

“Khusus untuk PD, akan segera saya realisasikan pembangunan sarana dan prasarana, tempat latihan yang memadai. Begitu pula dengan cabang olahraga lain,” tegasnya.

Terkait gelar pendekar kehormatan untuk sang istri, Gubernur Koster mengaku gelar tersebut tidak hanya membanggakan tapi juga dapat menunjukkan implementasi prinsip-prinsip hidup pendekar PD. “Prinsip lembut kepada orang lain, keras kepada diri sendiri menurut saya sangat dalam maknanya. Akan saya maknai lebih dalam dan coba implementasikan dalam kehidupan sehari-hari karena sangat cocok bagi tugas saya sebagai gubernur,” tuturnya.

Baca juga:  ForBALI Apresiasi Gubernur Bersurat ke Presiden

Sementata itu, Ketua Umum Perisai Diri Bali, Ketut Selamet dalam kesempatan yang sama mengatakan, penganugerahan kepada Ny. Putri Koster sendiri, selain merupakan anggota Keluarga Besar Perisai Diri, juga telah berjasa membesarkan nama perguruan ini. “Penganugerahan ini karena jasa-jasa beliau mengangkat nama besar Keluarga Perisai Diri,” ujarnya.

Menurutnya, selain memiliki posisi menduduki jabatan di pemerintah sebagai pertimbangan penganugerahan Pendekar Kehormatan, Ny. Putri Koster juga aktif dalam fungsi sosial di masyarakat. “Atas pertimbangan itulah beliau berhak mendapat gelar Pendekar Kehormatan,” jelasnya.

Lebih lanjut menambahkan, Ny. Putri Koster sebelumnya adalah Keluarga Perisai Diri Udayana. “Beliau sempat sebagai calon pelatih,” tandasnya.

Penganugerahan Pendekar Kehormatan sendiri bertepatan dengan HUT Perisai Diri Bali ke-55. Di mana dalam HUT ini, juga digelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Laga Antar Bintang yang berlangsung selama tiga hari, dari 26-28 April 2019 di GOR Lila Bhuana.

Dalam perayaan HUT tersebut hadir pula Ketua KONI Bali Ketut Suwandhi, presidium pendekar Nur Hasdianto, serta pembina dan perintis PD Bali Made Suweca dan pendekar kehormatan Wisnu Bawa Tenaya. (Adv/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.