Almarhum Drs I Putu Eka Swarnama, M.Si. (BP/olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Setelah beberapa pekan dirawat di RSUP Sanglah, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), Drs I Putu Eka Suarnama, M.Si menghembuskan nafas terakhirnya, Sabtu (24/11) sore. Pejabat eselon II ini sebelumnya sempat dirawat sejak 4 Nopember 2018 lalu. Di mata rekan-rekannya, sosok pejabat yang sebelumnya menjabat Camat Melaya ini sangat familiar dan ramah.

Jenazah Kadis Dikpora Jembrana sejak Sabtu malam disemayamkan di Banjar Berawantangi Taman, Desa Tukadaya, Melaya. Istri almarhum, Ni Made Sukeni kepada wartawan mengatakan suaminya mulai drop setelah menunggu anaknya yang dirawat setelah kecelakaan beberapa waktu lalu. Sukeni mengaku tidak ada firasat apapun karena saat itu suaminya masih terlihat sehat. Hingga pada 11 November lalu, kondisi Swarnama semakin drop dan harus dirawat di ICU.

Sejak masuk ICU itu, almarhum tak dapat berbicara karena dipasangi alat pernafasan di tenggorokan. Rencananya, pengabenan dilaksanakan pada Selasa (27/11) besok. Sedangkan nyiraman dilaksanakan Senin (26/11) hari ini. Di mata Sukeni, suaminya merupakan sosok yang baik dan bertanggungjawab.

Sebelumnya pada Minggu (21/10) lalu, Kadis berusia 46 tahun ini sempat mengalami kecelakaan tunggal di jalan nasional Gilimanuk-Denpasar KM 111-112 Dusun Tetelan, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya diduga karena mengantuk. Mobil yang dikemudikannya sempat terperosok namun saat itu dirinya tidak mengalami luka. Namun putrinya yang duduk di sebelah, Ni Made Adita Wahyu Putri (11) mengalami luka di bagian dekat mata. Sehingga harus dirujuk ke RSUP Sanglah.

Baca juga:  Sebanyak 28 SD di Denpasar akan Dibangun Gedung Bertingkat

Bupati Jembrana I Putu Artha juga turut menyampaikan duka cita. Menurutnya almarhum sosok pejabat yang disiplin, tegas, serta selalu komitmen akan tugas dan tupoksinya. “Kami sampaikan rasa duka cita. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,”kata Bupati Artha

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Jembrana Komang Suparta mengatakan sejumlah rekan dan kolega di Pemkab Jembrana, pada Sabtu lalu ikut menunggu kedatangan jenazah di dusun Berawantangi Taman, Tukadaya. Almarhum meninggalkan seorang istri Ni Made Sukeni dan dua orang anak yakni I Putu Aditya Suarnama  Giri dan  Ni Made Adita Wahyu Putri. (surya dharma/balipost)

 

 

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.