
DENPASAR, BALIPOST.com – Gelombang aksi anarkis yang dilakukan para pendemo depan Mapolda Bali dan Gedung DPRD Bali, aktivitas kegiatan belajar mengajar di Kota Denpasar, Senin (1/9), dipastikan tetap berjalan normal. Belum ada imbauan belajar daring.
Sebagaimana diketahui, bahwa tempat aksi demo yang berujung anarkis yang dilakukan Sabtu lalu di Kota Denpasar, notabene dekat dengan kompleks sekolah. Terlebih lagi kawasan Mapolda Bali.
Kepala Disdikpora Denpasar Agung Wiratama, Minggu (30/8), mengatakan telah berkoordinasi dengan Kesbangpol. Pihaknya belum mengeluarkan kebijakan untuk meliburkan sekolah. Namun demikian, pihaknya akan terus melihat situasi terkini.
Sebelumnya, KPAD Bali Luh Gede Yastini mengimbau agar semua pihak tak melibatkan anak-anak dalam aksi politik.
Secara khusus KPAD mengimbau kepada anak-anak agar tidak melibatkan diri dalam aksi politik serta menjauhi tempat-tempat kerumunan aksi yang berpotensi membahayakan bagi keselamatan anak secara fisik maupun psikis.
Ia juga meminta orang tua agar memberikan edukasi kepada anak agar kritis dan tidak mudah terprovokasi serta termakan hoaks serta tidak mudah terhasut ajakan negatif.
Satuan pendidikan SD/SMP/SMA/SMK agar memberikan edukasi tentang pendidikan politik, demokrasi, dan penyampaian pendapat dan membuka ruang-ruang dialog yang aman bagi anak.
Demikian pula, pihak kepolisian untuk dapat melakukan pengamanan dan penanganan yang humanis sesuai dengan UU Perlindungan Anak dan UU SPPA secara penuh. (Citta Maya/Balipost)