Tersangka, Nova. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tahanan kasus narkoba BNNP Bali Dwi Nova Dian Kusuma (29), kembali berulah. Dia kabur dari tahanan isolasi setelah memperdaya satpam, Minggu (22/7) sekitar pukul 10.00 Wita. Berkat kerja keras tim Berantas BNNP, Nova ditangkap kurang dari 12 jam, tepatnya pukul 21.00 Wita di Jalan By-pass Ngurah Rai, tapatnya depan Karaoke Grahadi Bali.

Informasi diperoleh di lapangan, awalnya Nova minta dibuatkan mie rebus kepada satpam yang jaga saat itu. Tanpa curiga sedikit pun, satpam tersebut menuruti permintaan pelaku.
“Selesai buat mie, satpam itu mengantar ke sel pelaku,” kata sumber.

Karena mangkok berisi mie tidak bisa masuk lewat jeruji besi tahanan, satpam tersebut lalu membuka kunci pintu sel. Saat itulah pelaku langsung mendorong pintu sel, sehingga membuat satpam tersebut terjungkal dan pelaku langsung kabur. “Mungkin kena pintu sel, pipi satpam tersebut memar. Karena didorong keras oleh pelaku,” ucap sumber yang enggan disebut identitasnya ini.

Baca juga:  Oknum Anggota Polres Buleleng Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Sumber ini mengungkapkan, jika tidak menggunakan cara tersebut, mustahil pelaku bisa kabur. Pasalnya pelaku ditempatkan sendirian di ruang sel tersebut.

Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menambahkan, anggotanya sudah dikerahkan untuk memburu pelaku dan akhirnya berhasil ditangkap.

Perlu diketahui, penangkapan tersangka Dwi Nova Dian Kusuma (29) dilakukan di Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Dari tangan tersangka Dian, petugas menyita barang bukti 33 paket SS dengan berat total 21,89 gram brutto dan 9 butir ekstasi yang disimpan di dalam saku celana kanan.

Pelaku sempat mengeluh sakit pada organ anusnya karena mengidap ambaien. Saat diobati tim dokter, tersangka kabur dan berhasil ditangkap lagi. (kerta negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.