operasi pasar
Rapat pelaksanaan Operasi Pasar, Selasa (30/1). (BP/san)

TABANAN, BALIPOST.com – Setelah menunggu selama satu minggu jawaban dari Bulog Bali, akhirnya operasi pasar di Tabanan mulai dilaksanakan Rabu (31/1). Lokasi yang pertama disasar adalah Kecamatan Tabanan dan dimulai pukul 07.00 Wita.

Kepala Pelaksana Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) Tabanan, I Gusti Putu Ekayana, mengatakan sesuai dengan rapat operasi pasar yang digelar Selasa (30/1), operasi pasar pertama-tama akan digelar Rabu (31/1) yang menyasar Kecamatan Tabanan.

Untuk Kecamatan Tabanan akan digelar tiga hari dari Rabu (31/1) hingga Jumat (2/2) mendatang. Lokasinya di  sebelah selatan  Gedung Ketut Maria.

Setelah dari kecamatan Tabanan,operasi pasar akan dilanjutkan menyasar  Kecamatan Kediri dimulai Sabtu (3/2) hingga Senin (5/2) di tempat parkir depan Toko Nyoman dan di Kecamatan Selemadeg pada Selasa(6/2) hingga Kamis (8/2) di tempat parkir pasar Bajra.

Ekayana melanjutkan operasi pasar ini digelar atas kerjasama, TPID Tabanan, Bulog Bali, Perpadi, Disperindag Tabanan dan PDDS. Adapun kebutuhan pokok yang disediakan adalah beras medium CPB ukuran lima kilogram seharga Rp 46.750 atau Rp 9350 per kilogram, serta Minyak Goreng ukuran  satu liter dengan harga Rp 12.000 dan  gula ukuran satu kilogram dengan harga Ro 11.900. Semua harga kebutuhan pokok ini sesuai dengan HET.

Baca juga:  Jelang Hari Raya Kuningan, Polisi Bersenjata Lengkap Patroli di Pasar

Untuk prosedur penjualannya dipaparkan Ekayana dengan sistem kupon dimana satu orang hanya bisa membeli maksimal dua beras ukuran lima kilogram. Sementara untuk minyak goreng dan gula bisa lebih dari dua.

Dipilihnya tiga kecamatanan ini lanjut Ekayana  karena penduduk banyak terpusat di Tabanan dan Kediri sementara Selemadeg memiliki tempat di pasar Bajra yang luas dan bisa menyasar kecamatan terdekatnya. Jika dengan jadwal ini masih banyak permintaan dari masyarakat serta harga beras medium belum normal, maka operasi pasar akan dilanjutkan oleh

Perpadi Tabanan.’’Dan tidak menutup kemungkinan jadwal operasi pasar berikutnya yang dilaksanakan Perpadi bisa merambah Kecamatan lain selain tiga yang sudah terjadwal ini,’’ ujar Ekayana.(wira sanjiwani/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.