
MANGUPURA, BALIPOST.com – Proses seleksi Direksi Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Badung untuk jabatan Direktur Utama dan Direktur Umum resmi memasuki tahapan lanjutan.
Pemerintah Kabupaten Badung melalui Panitia Seleksi (Pansel) telah menutup pendaftaran yang dibuka pada 15–19 Desember 2025, dengan total 21 orang pelamar.
Kepala Bagian Perekonomian Setda Badung selaku Sekretariat Pansel, A.A. Sagung Rosyawati, menjelaskan bahwa dari seluruh pendaftar, hanya tujuh orang yang dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Namun, satu peserta memilih mengundurkan diri sehingga tersisa enam kandidat yang melanjutkan ke tahapan berikutnya. “Dari 21 pendaftar, tujuh lolos administrasi dan enam sudah mengikuti tes tertulis karena satu orang mengundurkan diri,” ujar A.A. Rosyawati, Minggu (11/1).
Enam peserta yang mengikuti seleksi lanjutan tersebut masing-masing adalah I Gede Mendra Parwatha, I Made Anjol Wiguna, I Rai Suwita SH, Kompyang Gede Pasek Wedha ST MM, A.A. Bagus Mutiara Arsana Putra, serta I Made Winduarta SSos. Rosyawati menegaskan seluruh pelamar berasal dari kalangan profesional. “Yang mendaftar semuanya dari kalangan profesional,” jelasnya.
Ia juga mengonfirmasi bahwa terdapat satu peserta dari internal Perumda MGS yang ikut bersaing dalam seleksi ini. “Ada dari internal, yaitu I Made Winduarta yang selama ini menjabat sebagai Kepala Unit Pasar Sembung,” tambahnya.
Tahapan seleksi yang telah dijalani meliputi psikotes dan tes tertulis yang dilaksanakan pada 8 dan 9 Januari 2026. Proses seleksi akan berlanjut dengan tes presentasi dan wawancara yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (12/1).
Menurut Rosyawati, tahapan ini menjadi momen penting untuk menilai kemampuan manajerial, visi kepemimpinan, serta pengalaman para kandidat dalam mengelola badan usaha milik daerah.
Terkait arahan pimpinan daerah, Rosyawati menegaskan bahwa Bupati Badung menekankan aspek kualitas dalam proses rekrutmen. “Pesan Pak Bupati agar merekrut yang terbaik, yang memiliki kompetensi dan pengalaman paling baik,” ucapnya.
Hasil akhir seleksi akan diumumkan setelah seluruh nilai direkap dan hasil psikotes diterima. Rosyawati menyebutkan, proses pengolahan hasil psikotes membutuhkan waktu sekitar satu minggu.
Dari rangkaian seleksi tersebut, Pansel akan menetapkan minimal tiga besar kandidat untuk masing-masing jabatan yang selanjutnya diajukan kepada Bupati Badung untuk mengikuti tahapan wawancara akhir. “Minimal tiga besar akan kami ajukan ke Pak Bupati untuk wawancara akhir,” kata Rosyawati. (Parwata/balipost)










