Kasi Humas Polres Buleleng. (BP/Yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Aksi pencurian sepeda motor terjadi di depan Pasar Tradisional Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Minggu (22/2). Seorang pengemudi ojek harus gigit jari setelah motornya raib saat ditinggal masuk ke pasar untuk menjemput penumpang.

Atas seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, Kasi Humas Polres Buleleng IPTU Yohana Rosalin Diaz memaparkan kronologi kejadian. Ia menjelaskan, korban memarkir sepeda motor di bahu Jalan Raya Seririt–Munduk sekitar pukul 08.30 WITA setelah mengantar penumpang.

Baca juga:  Begini, Hari Pertama PPKM di Badung

“Korban sudah mencabut kunci kontak, namun stang tidak dalam kondisi terkunci,” jelas IPTU Yohana saat dikonfirmasi, Selasa (24/2).

Korban diketahui bernama Ketut Wastana (63), warga Banjar Dinas Dangin Margi, Desa Tirtasari, Kecamatan Banjar. Saat itu, korban masuk ke dalam pasar untuk menjemput penumpang lain yang akan diantar ke Desa Gobleg.

Namun sekitar pukul 09.30 WITA, ketika kembali ke lokasi parkir, sepeda motor miliknya sudah tidak berada di tempat. Korban sempat mencari di sekitar area parkir, tetapi tidak menemukan kendaraannya.

Baca juga:  Tidak Baik untuk Membuat Peralatan dari Besi, Berikut Ala Ayuning Dewasa 24 Desember 2025

“Berdasarkan keterangan juru parkir, kendaraan tersebut diambil seseorang yang menggunakan helm fullface dengan cara dituntun mengarah ke Jalan Raya Seririt,” ungkap IPTU Yohana.

Adapun kendaraan yang hilang yakni sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna hitam-merah tahun 2009 dengan nomor polisi DK 4954 FL. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian diperkirakan mencapai Rp8 juta.

Peristiwa ini telah dilaporkan dengan nomor LP/B/7/II/2026/SPKT/Polsek Banjar/Polres Buleleng/Polda Bali tertanggal 23 Februari 2026. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. (Yudha/balipost)

Baca juga:  Tersangka Pembunuh Polisi dengan Wanita "OB" Tak Saling Kenal

 

BAGIKAN