BPBD
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli melaksanakan kegiatan sosialisasi Sekolah Aman Bencana di SMPN 1 Tembuku, Selasa (8/8). (BP/nan)
BANGLI, BALIPOST.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli melaksanakan kegiatan sosialisasi Sekolah Aman Bencana yang dilaksanakan di SMPN 1 Tembuku, Selasa (8/8). Kegiatan tersebut guna meningkatkan kemampuan siswa dalam hal pengetahuan bencana alam, salah satunya gempa bumi.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli I Wayan Karmawan di dampingi Kasi Kedarutanan dan Logistik, Ketut Agus Sutapa, serta Kasi Kesiapsiagaan I Dewa Agung Surayadhi, Selasa (8/8) mengatakan, kegiatan Sekolah Aman Bencana dilaksanakan sebagai bentuk mitigasi dan kesiapsiagaan masyarakat khususnya pada dunia pendidikan.

“Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam hal pengetahuan bencana alam salah satunya gempa bumi agar mereka lebih tanggap akan bahaya kebencanaan,” jelasnya.

Karmawan mengatakan, selain untuk mengenalkan siswa terhadap bencana alam, kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya untuk peningkatan dan penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) secara dini dan kemandirian dalam menghadapi bencana alam.

Baca juga:  Pemkab Bangli Usulkan Perbaikan 110 Rumah Ke Kemensos

“Kita harap dengan kegiatan ini siswa mampu mengenali potensi bencana dilingkungan sekitarnya minimal dilingkungan sekolahnya. Sedangkan bagi petugas kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dalam menangani setiap bencana alam yang terjadi.

Dia menjelaskan, kegiatan ini rutin dilaksanakan secara bergilir di sekolah-sekolah yang dinilai rawan bencana yang ada di masing-masing kecamatan. Hanya saja, akibat keterbatasan anggaran, maka pihaknya akan menggilir kegiatan tersebut. “Nanti kegiatan ini akan kita gilir. Sehingga semua sekolah yang rawan bencana mendapat sosialisasi ini,” jelasnya. (eka prananda/balipost)

 

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.