Komisi IV DPRD Gianyar melaksanakan pemantauan proyek sport center di Desa Babakan, Gianyar. (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Komisi IV DPRD Kabupaten Gianyar kembali melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap proyek strategis pembangunan sport center di Desa Babakan, Gianyar, serta sejumlah fasilitas pendidikan di wilayah setempat.

Ketua Komisi IV DPRD Gianyar, Putu Gede Pebriantara, Rabu (4/11), menyampaikan bahwa berdasarkan laporan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), serta pihak pelaksana proyek, progres pengerjaan fisik sport center per Selasa (3/11), menunjukkan deviasi positif sebesar 1 persen.

Progres pekerjaan yang semula ditargetkan 61 persen kini telah mencapai hampir 62 persen. ​”Mengingat batas waktu pengerjaan proyek ini adalah tanggal 18 Desember, kami memohon agar proyek dikerjakan sebaik-baiknya. Anggaran tahap pertama untuk pembangunan GOR ini cukup besar, yaitu sekitar Rp350 miliar, dengan total anggaran pengadaan lahan dan pembangunan mencapai hampir Rp480 miliar, di mana Rp130 miliar dialokasikan untuk pembebasan lahan dan Rp350 miliar untuk fisik,” ujar Pebriantara.

Baca juga:  Rapat Paripurna, Bupati Mahayastra Tanggapi Sejumlah Sorotan Fraksi di DPRD Gianyar

​Pihaknya berharap seluruh rangkaian pembangunan tahap pertama ini dapat rampung sepenuhnya pada Desember 2026. Adapun fasilitas yang dibangun pada tahap pertama meliputi gedung gelanggang olahraga (GOR) utama, sarana penunjang, lapangan outdoor (seperti tenis dan basket), kolam renang, gedung kembar, penataan jalan lingkungan, hingga jalur jogging track.

​Lebih lanjut, Pebriantara menjelaskan bahwa GOR tersebut diproyeksikan dapat langsung dimanfaatkan pada Maret 2027 untuk ajang kejuaraan internasional, seperti kejuaraan tenis meja ITTF dan kejuaraan bulu tangkis di area GOR indoor. Guna memastikan kelancarannya, Komisi IV berkomitmen untuk terus mengawal dan memantau pengerjaan secara berkala setiap 2 hingga 3 minggu sekali.

Baca juga:  Gianyar Bersiap Jadi Percontohan KTR Nasional

​”Jika wilayah Gianyar utara, selatan, dan barat dikenal sebagai destinasi wisata budaya, maka Gianyar timur akan kita dorong menjadi kawasan sport tourism baru. Ini diharapkan dapat menggairahkan perekonomian dan menjadi daya tarik wisata baru di wilayah timur,” tambahnya.

​Pebriantara mengungkapkan, hasil peninjauan langsung di lapangan menunjukkan hasil yang cukup maksimal dan dinilai sudah on the track atau sesuai dengan rencana awal. Meskipun demikian, pihaknya tetap memberikan sejumlah catatan dan masukan konstruktif demi kelancaran proyek strategis tersebut.

Baca juga:  Air Terjun Tegenungan Keruh Akibat Penambangan Ilegal

​Sebagai fungsi legislatif yang membidangi pengawasan dan kontrol, DPRD Gianyar berjanji akan terus memaksimalkan peran tersebut demi memastikan pelaksanaan proyek dapat diselesaikan secara maksimal serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Gianyar.

​”Dari saat monev, hasilnya cukup maksimal. Kami ada beberapa masukan agar proyek pembangunan sport center itu bisa berjalan lancar sesuai dengan target. Sementara dari pemantauan kami sudah berjalan maksimal sesuai dengan rencana,” pungkas Pebriantara. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN