Ketua Komisi I DPRD Gianyar, I Wayan Suartana. (BP/kup)

GIANYAR, BALIPOST.com – DPRD Gianyar mengapresiasi pelaksanaan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak di Gianyar yang berjalan kondusif dan sesuai jadwal. Kelancaran seluruh prosedur hingga menjelang tahapan pemungutan suara ini dinilai menjadi fondasi penting untuk melahirkan pemimpin desa yang legitimate serta dipercaya masyarakat.

​Ketua Komisi I DPRD Gianyar, I Wayan Suartana, Jumat (18/9), menyampaikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah penyelenggara Pilkel secara umum tetap terjaga dengan baik. Kepatuhan para pihak terhadap aturan main menjadi kunci utama terciptanya iklim politik yang damai.

Baca juga:  Menhub Terjangkit COVID-19, Kepala Otban Minta Jangan Panik

​”Tahapan Pilkel sudah berjalan sesuai tahapan. Walaupun di beberapa desa ada calon yang harus melawan kotak kosong,” ujar Suartana.

​Ia mencontohkan kondisi di Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, yang hanya memiliki calon tunggal sehingga harus berhadapan dengan kotak kosong. Meski dinamika politik di tiap desa bervariasi, Suartana memastikan seluruh proses tetap berpedoman pada regulasi yang berlaku.

​Menjelang hari pencoblosan dan penghitungan suara, Komisi I DPRD Gianyar meminta masyarakat, penyelenggara, dan aparat keamanan untuk terus bersinergi menjaga ketertiban. Sebelumnya, masa kampanye sudah dimanfaatkan secara optimal sebagai ajang penyampaian visi, misi, dan program kerja secara jujur serta santun.

Baca juga:  Wisatawan Tiongkok Tewas saat Rafting, Polisi Tetapkan Murni Musibah

​”Semua pihak diharapkan mendukung pelaksanaan Pilkel sehingga berjalan dengan lancar dan aman. Harapan kami di dewan, pelaksanaan Pilkel berjalan demokratis dan aman, tidak ada kisruh dalam pelaksanaan Pilkel,” tegas Suartana.

Dikatakannya lebih lanjut, legitimasi seorang perbekel tidak hanya ditentukan oleh kemenangan formal, melainkan juga oleh proses pemilihan yang berintegritas tanpa merusak persatuan warga. Sinergi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci agar pemerintahan desa yang terbentuk nantinya memiliki tata kelola yang bersih dan efektif. (Wirnaya/balipost)

Baca juga:  Perolehan Suara Sementara Pilkel di 13 Desa, Sejumlah Incumbent Tumbang
BAGIKAN