Tebing di kawasan Jalan Raya Banjar Gambih, Desa Buahan, longsor dan menggerus badan jalan. (BP/Istimewa)

​GIANYAR, BALIPOST.com – Tingginya intensitas hujan pada Senin (2/11) dini hari memicu bencana tanah longsor di Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar. Tebing di kawasan Jalan Raya Banjar Gambih, Desa Buahan, longsor dan menggerus badan jalan. Akibat peristiwa ini, jalan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan.

​Kapolsek Payangan, AKP I Putu Budiartama mengungkapkan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 03.00 WITA. Mendapat laporan dari masyarakat, pihaknya bersama Danramil Payangan dan personel gabungan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta berkoordinasi dengan instansi terkait.

Baca juga:  Puting Beliung Sempat Ganggu Operasional Bandara Juanda

​”Berdasarkan hasil pengecekan awal di lapangan, longsor terjadi pada tebing di pinggir jalan dengan ketinggian sekitar 20 meter. Akibatnya, badan jalan mengalami jebol sepanjang kurang lebih 15 meter dengan lebar sekitar 7 meter,” ujar AK Budiartama.

​Ia memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara, kerugian materiil akibat kerusakan infrastruktur jalan masih dalam proses pendataan lebih lanjut.

​Peristiwa ini diduga dipicu oleh tingginya curah hujan yang membuat struktur tanah di sekitar lokasi menjadi labil. Pihak kepolisian mencatat, hingga saat ini kondisi di tempat kejadian perkara (TKP) masih tergolong rawan karena beberapa kali terpantau terjadi longsor susulan.

Baca juga:  Desa Adat Tegenan Gelar Bulan Bahasa, Lestarikan Warisan Budaya

​Sebagai langkah antisipasi, Polsek Payangan telah berkoordinasi intensif dengan Perbekel Desa Buahan serta instansi teknis terkait guna mempercepat penanganan darurat dan perencanaan perbaikan jalan. ​”Masyarakat dan seluruh pengguna jalan untuk sementara waktu kami imbau agar menggunakan jalur alternatif yang tersedia. Kami juga meminta warga agar tidak mendekati bibir lokasi longsor demi keselamatan bersama,” tegasnya.

​Menyikapi insiden ini, jajaran Polres Gianyar kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam susulan, khususnya di kawasan-kawasan yang memiliki kontur tanah rawan longsor seiring dengan tingginya curah hujan akhir-akhir ini. ​Pihak kepolisian juga mengimbau peran aktif masyarakat.

Baca juga:  Hujan Deras dan Angin Kencang, Atap Rumah Warga di Tegal Badeng Timur Roboh

Apabila menemukan tanda-tanda atau kondisi alam yang membahayakan di lingkungan sekitar, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada petugas terdekat. Dengan demikian, dapat segera ditindaklanjuti secara cepat demi mencegah risiko yang lebih besar. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN