Atap bangunan milik warga di Desa Tegal Badeng Timur, yang rusak akibat hujan disertai angin kencang. (BP/istimewa)

 

NEGARA, BALIPOST.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Jembrana, Sabtu (14/2). Akibatnya, atap kamar dan dapur milik warga di Desa Tegal Badeng Timur, Kecamatan Negara, mengalami kerusakan cukup parah. Bahkan dapurnya tidak bisa difungsikan, sehingga pemilik rumah terpaksa menumpang memasak di kediaman tetangganya untuk sementara waktu.

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, Minggu (15/2) membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan, begitu menerima laporan, tim BPBD langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal.

Baca juga:  Jalur Pariwisata, Jalan Darmawangsa Kutuh Belum Dilengkapi Saluran Drainase

Dari pendataan sementara, sekitar 300 genteng dilaporkan terlepas akibat terpaan angin. Selain merusak bagian atap, peristiwa itu juga menyebabkan sejumlah perabot rumah tangga terdampak. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp1,5 juta. Sebagian atap rumah disebut sudah diperbaiki secara swadaya oleh pemilik.

BPBD Jembrana juga telah menyalurkan bantuan kebutuhan dasar serta satu unit terpal untuk membantu penanganan darurat. Disebutkan, di Tegal Badeng Timur terdapat dua kepala keluarga (KK) yang terdampak. Meski kamar masih bisa ditempati, bagian dapur belum dapat digunakan sehingga aktivitas memasak dialihkan sementara ke rumah tetangga.

Baca juga:  Hujan dan Angin Kencang, Mobil Tertimpa Pohon di Jalan Raya Banjar Siyut

Pihak BPBD mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Hujan lebat disertai angin kencang belakangan ini kerap memicu kerusakan pada bangunan warga. “Kami menghimbau masyarakat tetap waspada dan berhati-hati menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu,” ujarnya. (Surya Dharma/balipost)

 

BAGIKAN