Pemkab Badung menargetkan 6.200 paket olahan ikan melalui program Gemarikan 2026 untuk mendukung pencegahan dan penanganan stunting.(BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Badung terus dilakukan melalui pemenuhan gizi masyarakat. Sepanjang 2026, Pemerintah Kabupaten Badung menargetkan penyaluran 6.200 paket olahan ikan melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), yang menyasar kelompok masyarakat untuk pencegahan dan penanganan stunting.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, mengatakan program tersebut dilaksanakan secara bertahap dengan menyasar desa dan kelurahan di enam kecamatan. Pemerintah menyiapkan 4.200 paket untuk penanganan stunting dan 2.000 paket untuk upaya pencegahan.

“Dari 4.200 paket penanganan kita berikan kepada 350 orang penerima sebanyak 12 kali. Sedangkan 2000 pencegahan diberikan kepada 200 org per desa atau kelurahan sebanyak 10 tempat di Kabupaten Badung,” ungkap Suardana pada Senin (26/10).

Baca juga:  Diberdayakan BRI, 'Gulalibooks' Sukses Jangkau Pasar Literasi Anak di Malaysia dan Singapura

Hingga September 2026, Dinas Perikanan Badung telah menyalurkan sebanyak 4.550 paket untuk pencegahan dan penanganan stunting. Capaian tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program intervensi gizi yang dilakukan secara berkala sepanjang tahun. “Yang sudah kita bagikan sebanyak 4.550 paket sampai bulan September, baik untuk pencegahan dan penanganan stunting,” jelasnya.

Untuk program pencegahan, pemerintah menjadwalkan distribusi 2.000 paket di 10 desa dan kelurahan, masing-masing sebanyak 200 paket. Penyaluran berlangsung sejak Maret hingga Desember 2026 dengan menyasar Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Desa Getasan, Kecamatan Petang, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kelurahan Kuta, Kecamatan Kuta, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi, Desa Ayunan, Kecamatan Abiansemal, Desa Tumbak Bayuh, Kecamatan Mengwi, Desa Sibang Kaja, Kecamatan Abiansemal.

Baca juga:  300 Ribu Paket Obat Gratis Untuk Pasien Covid-19 Siap Diluncurkan

Suardana menyebutkan, hingga Oktober masih terdapat dua desa yang belum menerima paket pencegahan, yakni Desa Tumbak Bayuh dan Desa Sibang Kaja. Pemerintah menjadwalkan penyaluran di Tumbak Bayuh pada November dan dilanjutkan ke Sibang Kaja pada Desember. “Kalau untuk pencegahan yang belum Desa Tumbak Bayuh dan Desa Sibang Kaja. Target secara keseluruhan 6.200 paket. 4.200 penanganan stunting dan 2000 pencegahan,” katanya.

Baca juga:  Wabup Suiasa: Jaga Komitmen dan Konsisten Turunkan “Stunting”

Melalui program Gemarikan, Suardana berharap konsumsi ikan semakin meningkat dan kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak serta keluarga di wilayah sasaran, dapat terpenuhi. “Kami berharap orogram ini mendukung upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting sekaligus mendorong terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas di Kabupaten Badung,” pungkasnya. (Parwata/balipost)

BAGIKAN