Ni Putu Lilik Mas Juliantari yang sedang hamil enam bulan naik mobil pemadam kebakaran (damkar) karena ngidam. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Keinginan unik dialami Ni Putu Lilik Mas Juliantari (25), warga Banjar Jagatamu, Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan. Saat usia kandungannya memasuki enam bulan, ia tiba-tiba memiliki keinginan kuat untuk menaiki mobil pemadam kebakaran (damkar). Keinginan tersebut bahkan membuatnya datang langsung ke Kantor Damkar Tabanan untuk sekadar merasakan duduk di dalam kendaraan tersebut.

Keinginan itu muncul secara spontan pada Sabtu (19/9) lalu. Saat sedang bekerja, Lilik mengaku tiba-tiba merasa sangat ingin naik mobil damkar. Dalam istilah Bali, keinginan yang muncul secara kuat dan mendadak tersebut disebutnya sebagai rasa mekleteg. “Tiba-tiba pas kerja pengen aja naik mobil damkar. Saya langsung telepon suami dan bilang ingin naik mobil damkar,” tuturnya.

Baca juga:  Diduga Terpeleset, Pemancing Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Yeh Abe

Menurut Lilik, keinginan tersebut bukan karena sebelumnya memiliki pengalaman atau hubungan khusus dengan kendaraan pemadam kebakaran. Keinginan itu muncul begitu saja.

Sang suami sempat kaget sekaligus bingung mendengar permintaan tersebut. Namun, keluarga kemudian berupaya mencari jalan agar keinginan Lilik bisa terwujud. Kebetulan, salah seorang iparnya bekerja sebagai anggota Satpol PP Tabanan sehingga meminta bantuan untuk menghubungi petugas damkar.

Kesempatan tersebut akhirnya terwujud sehari kemudian, Minggu (20/9). Sekitar pukul 14.00 WITA, Lilik bersama suaminya mendatangi Kantor Damkar yang berada di Desa Gubug, Kecamatan Tabanan. Kedatangan mereka mendapat sambutan ramah dari para petugas. Lilik bahkan dipersilakan mencoba naik ke sejumlah mobil damkar. Petugas juga sempat menawarinya berkeliling menggunakan mobil pemadam.

Baca juga:  Pencarian WN Amerika Hanyut di Sungai Ayung Gunakan Cara "Niskala"

Namun, Lilik ternyata tidak menginginkan perjalanan dengan mobil tersebut. Keinginannya sederhana, yakni bisa duduk dan merasakan langsung berada di dalam mobil damkar. “Saya tidak mau keliling karena merasa tidak enak. Tapi saya sudah sangat senang bisa naik mobil damkar dan duduk di dalam mobil. Sudah senang sekali,” ujarnya.

Pengalaman singkat itu pun menjadi cerita tersendiri bagi Lilik selama menjalani masa kehamilan. Meski kandungannya telah memasuki enam bulan, ia mengaku belum menyiapkan nama calon buah hatinya yang berkaitan dengan pengalaman unik tersebut. Ia juga tidak menutup kemungkinan jika kelak anaknya memiliki cita-cita menjadi petugas pemadam kebakaran.

Baca juga:  Bangunan Bale Dangin Terbakar, Dua Armada Damkar Dikerahkan

Keinginan yang awalnya muncul secara spontan itu akhirnya menjadi pengalaman sederhana namun berkesan bagi Lilik. Ia berharap momen tersebut kelak dapat menjadi cerita yang dikenang bersama buah hatinya. (Dewi Puspawati/balipost)

BAGIKAN