
DENPASAR, BALIPOST.com – Terkait kebakaran di gudang rongsokan dan kos-kosan semipermanen di Jalan Nakula Gang Jatayu, Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, respons cepat ditunjukkan Kodam IX/Udayana. Kodam IX/Udayana mengerahkan empat mobil pemadam kebakaran (damkar) dan puluhan prajurit.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Inf Amrizal Nasution, Kamis (3/9) menyampaikan pihaknya mendapat bantuan empat mobil Damkar dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Tujuannya untuk membantu pemerintah daerah dalam menangani bencana alam khususnya kebakaran.
“Di Bali, empat mobil damkar tersebut dikerahkan membantu pemadaman kebakaran di Jalan Nakula. Membantu pemerintah daerah proses percepatan pemadaman api,” ujar Kolonel Amrizal.
Setelah menerima informasi kejadian tersebut, Kodam IX/Udayana melalui jajaran kewilayahan bergerak cepat dengan menerjunkan personel untuk membantu proses evakuasi warga serta penanganan kebakaran. Para prajurit bersama petugas pemadam kebakaran gabungan dari wilayah Denpasar dan Badung bahu-membahu menghadapi kobaran api, melokalisasi titik kebakaran, sekaligus melakukan penyisiran di kawasan permukiman untuk memastikan warga dapat dievakuasi ke tempat yang aman.
Dengan kondisi TKP dipenuhi kepulan asap tebal dan kobaran api, personel TNI tetap bergerak menembus area terdampak untuk membantu warga, khususnya memastikan tidak ada masyarakat yang masih terjebak di dalam kawasan permukiman. Kehadiran prajurit di lapangan menjadi bagian dari upaya Kodam IX/Udayana untuk mempercepat penanganan bencana sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang terdampak.
“Kodam IX/Udayana merespons cepat kejadian kebakaran ini dengan mengerahkan personel jajaran kewilayahan, termasuk Kodim 1611/Badung. Prajurit bersama petugas pemadam kebakaran dan unsur terkait lainnya langsung membantu mengevakuasi warga serta melakukan upaya pemadaman dan pelokalisasian api agar tidak semakin meluas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kapendam Amrizal menyampaikan pengerahan empat unit mobil damkar bantuan Kasad merupakan bentuk dukungan nyata TNI AD dalam memperkuat kemampuan penanganan bencana di daerah. “Armada ini membantu memperkuat pemerintah daerah dalam menangani bencana kebakaran, sehingga respons di lapangan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif,” ungkap mantan Kasi Intel Korem 163/Wira Satya ini.
Menurutnya dukungan tersebut sekaligus semakin memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, petugas pemadam kebakaran, dan seluruh unsur terkait dalam menghadapi setiap kejadian bencana. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh kekuatan yang ada dapat bergerak cepat, bersatu, dan memberikan bantuan nyata kepada masyarakat yang terdampak.
Kodam IX/Udayana menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana. Melalui kesiapsiagaan aparat kewilayahan serta dukungan sarana dan prasarana yang tersedia, TNI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait guna memastikan penanganan bencana berjalan cepat, terpadu, dan mengutamakan keselamatan masyarakat. (Kerta Negara/balipost)










