Siswanya SDN 2 Tembuku belajar di balai desa Tembuku karena gedung sekolahnya direvitalisasi. (BP/Ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Jumlah sekolah di Bangli yang menerima Program Revitalisasi Satuan Pendidikan 2026 bertambah setelah enam SD dimasukkan sebagai penerima bantuan. Dengan penambahan tersebut, total sekolah yang menerima kucuran bantuan dari pemerintah pusat tahun ini mencapai 24 SD dan 4 SMP.

Adapun enam sekolah tambahan yang mendapat bantuan, salah satunya SDN 5 Peninjoan yang mendapat anggaran terbesar, yakni Rp1.177.861.193. Selain itu SDN 4 Jehem Rp1.170.782.379, SDN 3 Kayubihi Rp1.126.043.580, SDN 3 Terunyan Rp1.052.694.398, SDN 2 Tamanbali Rp983.662.303, dan SDN Siakin Rp967.552.000.

Baca juga:  Masih Pandemi, Denpasar Hanya Bangun 1 SMPN di 2022

Kepala Seksi Sarpras Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Bangli Ni Nengah Apriani mengatakan, berita acara untuk keenam sekolah tersebut telah diterima pada pekan lalu. “Jadinya 24 SD yang dapat dana revitalisasi. Sementara SMP tetap, empat sekolah,” kata Apriani, Selasa (22/9).

Seluruh dana akan ditransfer langsung ke rekening sekolah untuk pengerjaan rehabilitasi fasilitas yang ada, tanpa ada pembangunan gedung baru. Masa pengerjaan ditetapkan selama 90 hari secara swakelola.

Baca juga:  Di Klungkung, BST-SPP Jenjang SD dan SMP Hanya untuk 8 Siswa di Satu Sekolah

Mengingat waktu pelaksanaan yang sudah memasuki pertengahan September, Apriani meminta sekolah memperketat pengawasan dan menambah jumlah pekerja agar pekerjaan bisa tuntas tepat waktu.

Di samping enam sekolah tersebut, dua SD lainnya yakni SDN 3 Kawan dan SDN 5 Kawan berpeluang menyusul sebagai penerima program tahun ini. Apriani mengatakan kedua sekolah itu telah diundang untuk mengikuti bimbingan teknis (bimtek) yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat dalam waktu dekat. (Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  Sekolah Dijadikan Perkantoran, SDN 4 Kubu Tak Punya Gedung Belajar
BAGIKAN