
DENPASAR, BALIPOST.com -Artificial Intelligence (AI) telah diterapkan dalam aktivitas pembelajaran di sekolah di Denpasar. Pada tahun ajaran baru 2026/2027 nanti, AI dan Koding pun akan masuk dalam mata pelajaran TIK di seluruh sekolah di Denpasar.
Kepala Disdikpora Kota Denpasar, AA Gde Wiratama, Rabu (7/1) mengatakan, penerapan pembelajaran berbasis teknologi tersebut sejatinya sudah dirintis sebelum istilah AI populer secara luas. Pada 2023 lalu, Denpasar telah mencatat prestasi nasional melalui keberhasilan siswa SMP Sapta Andika yang meraih juara robotik.
“Dari prestasi itu, kami mulai merancang pembelajaran AI dan Koding secara lebih terstruktur. Bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (MGMP TIK), kami menyusun buku pegangan guru tentang robotik dan AI,” ujarnya.
Demikian Agung Wiratama mengatakan, pembelajaran berbasis AI tidak hanya diperuntukkan bagi guru TIK. Seluruh guru yang memiliki minat dan kemampuan di bidang komputer didorong untuk memanfaatkan teknologi AI dalam proses belajar mengajar.
Selain AI dan Koding, beberapa sekolah di Denpasar, khususnya SD dan SMP telah memanfaatkan penggunaan papan tulis digital yang merupakan bantuan pemerintah pusat. “Sekitar Oktober hingga November lalu, sebagian sekolah sudah menerima perangkat Smartboard. Beberapa sekolah seperti PGRI 2 Denpasar dan SKB sudah lebih dulu mendapatkan fasilitas tersebut,” jelasnya.
Pembelajaran AI dan Koding saat ini masuk sebagai mata pelajaran tambahan. Ke depan, materi tersebut akan terintegrasi dalam mata pelajaran TIK. Selain itu, robotik akan menjadi materi tambahan yang penerapannya disesuaikan dengan kesiapan masing-masing sekolah.
Namun, untuk tahun ajaran 2026/2027, pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari Kementerian Pendidikan, terutama terkait pemenuhan sarana pendukung seperti papan tulis digital yang belum sepenuhnya merata.
Terkait kesiapan tenaga pengajar AI, Agung Wiratama mengaku, melaksanakan workshop. Materi ajar khusus untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran AI di sekolah-sekolah juga telah disiapkan.
Dalam buku pelajaran tersebut, terdapat materi mengenai pendekatan awal terhadap teknologi, pengenalan komputer, serta dasar-dasar koding. Topik pembelajaran yang akan diberikan nantinya mencakup berbagai aspek, mulai dari dasar pemrograman, animasi, hingga pembuatan robotika. Pelajaran ini akan diterapkan secara merata di seluruh sekolah negeri maupun swasta. (Widiastuti/balipost)










