
BANGLI, BALIPOST.com – Realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kintamani masih sangat minim. Dari total 86 sekolah yang terdiri dari 73 SD dan 13 SMP, tercatat baru 8 sekolah yang mendapatkan jatah makan gratis.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan tiga kecamatan lainnya yakni Tembuku, Susut, dan Bangli, yang seluruh sekolahnya sudah terlayani 100 persen.
Kasi Kurikulum Disdikpora Bangli, I Nyoman Darmawan Senin (19/1), mengungkapkan sekolah di Kintamani yang sudah terlayani MBG mencakup 6 SD dan 2 SMP. Kedelapan sekolah tersebut dilayani oleh dua dapur yang lokasinya masing-masing berada di wilayah Kintamani dan Desa Bunutin.
Belum meratanya layanan MBG di Kintamani disebabkan oleh terbatasnya jumlah dan kapasitas dapur operasional. Darmawan mengungkapkan saat ini terdapat dua dapur tambahan yang masih proses pembangunan. Rencananya nanti akan ada tambahan empat dapur lagi. Dengan tambahan beberapa dapur tersebut diperkirakan dapat melayani seluruh sekolah di Kecamatan Kintamani.
Disdikpora Bangli berharap penambahan dapur ini berjalan lancar agar pemerataan program dapat segera terwujud di seluruh wilayah di Bangli.”Harapan kami mudah-mudahan secepat mungkin seluruh anak-anak kita bisa mendapat manfaat program ini,” harapnya. (Dayu Swasrina/balipost)










