Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memaparkan rencana integrasi layanan sistem perbankan daerah dalam sesi wawancara cegat di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (29/7/2026). (BP/Antara)

MATARAM, BALIPOST.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mengungkapkan tiga bank daerah di NTB, Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) segera mengintegrasikan sistem layanan perbankan guna mempermudah transaksi lintas provinsi.

“Kami sudah sepakati, tiga gubernur, kami minta (bank daerah) diintegrasikan,” ujarnya, Rabu (29/7) dikutip dari Kantor Berita Antara.

Iqbal mengatakan integrasi layanan tiga bank daerah sebagai langkah awal memperkuat kolaborasi ekonomi di kawasan Kepulauan Sunda Kecil.

Baca juga:  Diduga Tak Setor Pajak Sesuai Penghasilan, BPKAD Gianyar akan Lakukan Audit Puluhan WP

Integrasi tersebut memungkinkan nasabah bank daerah di tiga provinsi saling mengakses layanan tanpa dikenakan biaya tambahan mulai dari transaksi melalui anjungan tunai mandiri (ATM) hingga transfer antarbank.

“Masyarakat yang punya kartu Bank Bali nanti bisa ngambil uang di ATM Bank NTB gratis dan bisa transfer gratis antara ketiga bank tersebut,” kata Iqbal.

Lebih lanjut ia menyampaikan integrasi bank NTB, Bali, dan NTT relatif mudah direalisasikan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus menunjukkan hasil nyata dari kerja sama tiga provinsi.

Baca juga:  Pemkab Buleleng Luncurkan Inovasi Bayar PBB-P2 Pakai Tabungan Bank Sampah

Agenda pembahasan teknis integrasi sistem perbankan dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Pemerintah mempertemukan tiga bank daerah untuk menyambungkan sistem layanan masing-masing.

Iqbal berharap kolaborasi tiga perbankan daerah tersebut mampu menciptakan aktivitas ekonomi yang melibatkan dunia usaha.

“NTB, NTT, dan Bali sekarang sudah bukan tiga provinsi lagi. Kami sudah sebadan dan sejiwa sekarang,” pungkas dia.

Selain integrasi layanan perbankan daerah, tiga provinsi itu juga mulai menyiapkan studi kelayakan pembangunan jaringan listrik bawah laut atau super grid yang membuka peluang bagi NTB dan NTT untuk memasok energi hijau ke wilayah Bali. (kmb/balipost)

Baca juga:  OJK akan Keluarkan Kebijakan Dampak Gunung Agung
BAGIKAN