Petugas melakukan pemadaman api yang melalap rumah di Banjar Dinas Kanginan, Desa Menyali. (BP/istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Diduga dipicu korsleting, sebuah rumah milik warga di Banjar Dinas Kanginan, Desa Menyali, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, dilalap api pada Sabtu (4/7) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta.

Rumah yang terbakar adalah milik Made Adnyana (65). Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WITA. Api dengan cepat menghanguskan rumah permanen miliknya. Sejumlah barang berharga tidak sempat diselamatkan.

Baca juga:  Kandang Babi di Kerambitan Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Berdasarkan keterangan saksi, Gede Wira Yasa (39), kebakaran pertama kali diketahui setelah dirinya diberitahu oleh seorang warga. Saat tiba di lokasi, api sudah membesar dan melalap sebagian besar bangunan rumah. Saksi kemudian menghubungi kepala dusun serta Bhabinkamtibmas sebelum petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi.

Petugas pemadam kebakaran bersama warga akhirnya berhasil memadamkan api sehingga kobaran tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, seizin Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman saat dikonfirmasi, Minggu (5/7), mengatakan bahwa penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara mengarah pada korsleting.

Baca juga:  Belasan Peziarah Tewas Terinjak di Kuil Hindu

“Diduga kebakaran dipicu korsleting listrik. Sebelumnya, instalasi listrik di rumah tersebut juga pernah mengalami korsleting pada bagian atap dan sudah sempat dilaporkan ke pihak PLN. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, sedangkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta,” jelasnya.

Usai menerima laporan, aparat kepolisian bersama petugas terkait langsung mendatangi lokasi kejadian, menghubungi dinas pemadam kebakaran, melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP). “Kita langsung memasang garis polisi, mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi, serta melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran,” tandasnya. (Nyoman Yudha/balipost)

Baca juga:  Ribuan KK di Klungkung Terima BST
BAGIKAN