Saat gudang cat dan tiner PT Warnatama Cemerlang di wilayah Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, terbakar. (BP/dokumen)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Peristiwa kebakaran terus terjadi di Bali dan membuat warga khawatir. Khususnya di wilayah Kecamatan Abiansemal, dua bulan terakhir terjadi 14 kebakaran. Menyikapi kondisi ini, Polsek Abiansemal mengimbau warga tidak membakar sampah. Pasalnya pembakaran sampah tersebut bisa memicu terjadinya kebakaran.

Plt. Kapolsek Abiansemal, AKP Komang Juniawan, Senin (28/9), menyampaikan terkait banyak kebakaran yg disebabkan oleh pembakaran sampah, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah antisipasi. Upaya tersebut yakni memberikan imbauan kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas agar tidak membakar sampah, sampah agar diolah sesuai jenisnya atau dipilah dan diserahkan kepada pihak ketiga untuk pengolahan.

Baca juga:  Lima Zodiak Paling Tahan Tekanan di Tempat Kerja

“Kalaupun sampah terpaksa harus dibakar, diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam melakukan pembakaran sampah,” tegasnya.

Selain itu, Polsek Abiansemal bersinergi dengan Polres Badung akan memasang imbauan kamtibmas tentang pencegahan kebakaran lewat videotron yang akan dipasang di Desa Jagapati.

Perlu diketahui, kebakaran hebat terjadi di gudang cat dan tiner PT Warnatama Cemerlang  di wilayah Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Jumat (4/9). Sebelum kejadian, terdengar letupan keras dari dalam gudang yang kemudian disusul munculnya kobaran api. Sebanyak delapan mobil Damkar Kabupaten Badung dikerahkan ke TKP.

Baca juga:  570 Posyandu di Gianyar Gelar Pelayanan Serentak Peringati Hari Posyandu Nasional 2026

Dari keterangan saksi, Ni Komang Astini (32) asal Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, awalnya mendengar letupan keras dari belakang gudang. Setelah melihat ke arah belakang, ia melihat kobaran api dan langsung lari keluar gudang.

Selanjutnya Astini memberi tahu karyawan lainnya bahwa telah terjadi kebakaran. Saking besarnya korban api tersebut merembet ke dua pelinggih merajan beratap ijuk milik warga setempat. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Gudang Mebel di Abiansemal Terbakar
BAGIKAN