
GIANYAR, BALIPOST.com – Tempat pembuangan sampah sisa upakara di area Pura Prajapati, Banjar Tengkulak Kaja, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, terbakar Kamis (1/10) siang. Beruntung, berkat penanganan cepat dari warga dan petugas pemadam kebakaran, insiden ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga sekitar pukul 11.30 WITA. Saksi mata di lokasi, I Wayan Budiarta (50), yang merupakan pengempon pura, melihat kobaran api membumbung cukup besar dari arah tempat pembuangan sampah saat dirinya berada di wantilan.
Khawatir kobaran api merembet ke pepohonan dan bangunan di sekitarnya, Wayan Budiarta bersama warga langsung bergotong royong memadamkan api dengan peralatan seadanya, sembari menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gianyar.
Kapolsek Sukawati, Kompol I Nyoman Wiranata, membenarkan adanya insiden tersebut. Pihaknya menyatakan bahwa armada pemadam kebakaran merespons laporan masyarakat dengan cepat. “Satu unit pemadam tiba sekitar pukul 11.41 WITA dan langsung melakukan penanganan,” ujar Kompol I Nyoman Wiranata.
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya hanya dalam waktu lima menit. Usai pemadaman, petugas Damkar melanjutkan proses pendinginan untuk memastikannya tidak ada bara tersisa yang berpotensi memicu timbulnya api kembali. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh sisa pembakaran sampah upakara piodalan yang belum padam sempurna. “Dugaan sementara, api bersumber dari sisa pembakaran sampah upakara piodalan yang masih membara, lalu menyambar tumpukan sampah kering di sekitarnya,” jelas Kompol I Nyoman Wiranata.
Menanggapi kejadian ini, Kapolsek Sukawati mengimbau seluruh masyarakat dan pengelola tempat ibadah untuk selalu waspada saat mengolah atau membakar sampah upakara, terutama di tengah cuaca terik dan angin kencang, serta memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan.(Wirnaya/balipost)










