Gudang penyimpanan perlengkapan housekeeping vila di Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, terbakar, Minggu (4/10). (BP/Istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Bangunan Back of House (BOH) atau gudang penyimpanan perlengkapan housekeeping vila, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, terbakar, Minggu (4/10). Kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materiil mencapai Rp500 juta.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Kerugian meliputi barang-barang milik bagian housekeeping serta barang milik vendor yang tersimpan di dalam gedung BOH.

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, Senin (5/10), mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 17.20 WITA dan dilaporkan ke pihak kepolisian sekitar pukul 17.45 WITA.

Baca juga:  Manggis Bangkok

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang staf Front Office (FO), Ni Kadek Handayani. Sekitar pukul 17.15 WITA, Handayani baru selesai mengantarkan tamu yang melakukan proses check-in. Saat berada di depan FO, dia melihat kepulan asap yang berasal dari gedung BOH.

Saksi kemudian memanggil staf housekeeping untuk mengecek sumber asap tersebut. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan kepada Manager Operasional, I Made Artawan.

Baca juga:  Penyebaran COVID-19 Makin Meluas, Pasar Umum Galiran Ditutup Sementara

“Setelah menerima laporan, pelapor langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan Polsek Nusa Penida untuk meminta bantuan penanganan,” ujar Iptu Dewa Alit.

Tak berselang lama, staf engineering Wildan Solihin bersama sejumlah staf housekeeping tiba di lokasi. Mereka berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diamankan dari dalam gedung.

Warga sekitar juga berdatangan dan ikut membantu melakukan pemadaman. Personel Polsek Nusa Penida kemudian bersinergi dengan petugas Damkar melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.46 Wita.

Baca juga:  Pemedek IBTK Besakih Keluhkan Minimnya Air Bersih di Toilet

Polisi telah menerima laporan dan mendatangi lokasi untuk membantu proses pemadaman bersama petugas Damkar. Selanjutnya, petugas membuat laporan terkait kejadian tersebut.

Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui. Unit Reskrim masih melakukan pendalaman berdasarkan keterangan pelapor dan para saksi.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Untuk penyebab kebakaran masih dalam pendalaman,” kata Iptu Dewa Nyoman Alit. (Sri Wiadnyana/balipost)

BAGIKAN