Personel Polres Bandara Ngurah Rai melaksanakan patroli dan menyambangi penumpang. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai terus menjalin koordinasi dan sinergi yang erat dengan seluruh stakeholder terkait untuk mengoptimalkan pengawasan. Hal ini penting dilakukan untuk mencegah penyelundupan barang terlarang hingga pembobolan tas penumpang.

Kasi Humas Polres Kawasan Bandara, I Gusti Ngurah Rai Ipda Gede Suka Artana, Jumat (26/6) menjelaskan koordinasi tersebut dilakukan antara lain dengan pihak pengelola bandara, petugas keamanan bandara (Aviation Security), Bea Cukai, Imigrasi, maskapai penerbangan, serta instansi terkait lainnya dalam rangka mencegah masuknya barang-barang terlarang ke Bali melalui jalur udara.

Baca juga:  Ricuh, Penertiban Transportasi di Area Penjemputan Bandara Ngurah Rai

“Koordinasi tersebut dilakukan melalui pertukaran informasi, peningkatan pengawasan di area terminal dan kargo, pelaksanaan patroli bersama, serta penanganan cepat terhadap setiap informasi maupun temuan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di kawasan bandara,” ujarnya.

Terkait upaya pencegahan kasus pembobolan tas penumpang, Ipda Suka menjelaskan  pihaknya rutin melakukan patroli dan pengawasan pada area-area yang dianggap rawan, termasuk area penanganan bagasi. Selain itu berkoordinasi dengan pihak pengelola bandara dan maskapai untuk mengoptimalkan sistem pengawasan melalui CCTV, memperketat akses masuk ke area terbatas (restricted area), serta melakukan pemeriksaan terhadap petugas yang bekerja di area tersebut sesuai prosedur yang berlaku.

Baca juga:  Zodiak dan Kemampuan Beradaptasi, Kamu Tipe yang Mana?

“Kami dari Polres Bandara Ngurah Rai juga mengimbau para penumpang agar selalu menjaga barang bawaannya, menggunakan pengamanan tambahan pada bagasi. Segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan atau mengalami hal-hal yang mencurigakan,” tegasnya.

Dengan sinergi seluruh pihak dan partisipasi masyarakat, diharapkan keamanan dan kenyamanan pengguna jasa bandara dapat terus terjaga. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN