Pedagang pangan di Pasar Badung, Denpasar. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan Pangan) Provinsi Bali memastikan ketersediaan pangan strategis menjelang Hari Raya Kuningan, 27 Juni 2026 dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Berbagai komoditas pangan pokok seperti beras, cabai, bawang merah, bawang putih, telur ayam ras, daging ayam ras, daging babi, gula pasir, dan minyak goreng tersedia dalam jumlah yang memadai.

Kadistan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan ketersediaan pangan, produksi dalam daerah, serta pasokan dari daerah pemasok, kondisi stok pangan menjelang Kuningan masih terjaga dengan baik.

Baca juga:  Kejar Wisman Tiongkok, Tiga Kota Ini Dijadikan Target

“Pemerintah Provinsi Bali terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan harga pangan strategis menjelang Hari Raya Kuningan. Berdasarkan hasil monitoring kami, stok pangan dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami juga memastikan distribusi berjalan lancar sehingga tidak terjadi kelangkaan komoditas di pasar,” ujarnya, Kamis (25/6).

Ia menjelaskan bahwa meskipun terjadi peningkatan konsumsi masyarakat pada rangkaian Hari Raya Galungan dan Kuningan, ketersediaan pangan di Bali masih berada pada tingkat yang aman. Hal ini didukung oleh produksi pertanian dan peternakan daerah yang tetap berjalan serta koordinasi yang baik dengan berbagai pihak dalam menjaga pasokan pangan.

Baca juga:  Dijuluki Kota Pendidikan, Buleleng Malah Kekurangan Tenaga Pendidik

Menurutnya, Distanpangan Bali bersama pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha pangan, kelompok tani, peternak, serta distributor terus bersinergi dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Upaya tersebut dilakukan melalui pemantauan rutin, fasilitasi distribusi, serta pelaksanaan berbagai program pengendalian inflasi daerah.

“Kami mengajak masyarakat untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan. Tidak perlu melakukan pembelian berlebihan karena stok pangan tersedia dan pemerintah terus memastikan pasokan tetap terjaga selama perayaan Hari Raya Kuningan,” tambahnya.

Baca juga:  Pembangunan Pasar Blok A Semarapura Dianggarkan Rp 11 Miliar

Lebih lanjut, Sunada menegaskan bahwa momentum Hari Raya Kuningan menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan ketahanan pangan daerah. Oleh karena itu, pihaknya terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan pasokan maupun fluktuasi harga.

“Dukungan para petani, peternak, pelaku usaha pangan, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan Bali. Kami optimistis kebutuhan pangan masyarakat selama Hari Raya Kuningan dapat terpenuhi dengan baik sehingga umat Hindu dapat menjalankan rangkaian perayaan dengan tenang dan nyaman,” pungkasnya. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN