Badung UMKM Week 2026 digelar di Beachwalk Kuta 24–30 Juli, hadirkan 32 UMKM unggulan, hiburan budaya, dan peluang pasar lebih luas bagi pelaku usaha lokal.(BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Pengalaman belanja yang dipadukan dengan hiburan budaya siap memanjakan masyarakat dan wisatawan di kawasan Kuta. Badung UMKM Week 2026 resmi digelar dengan menghadirkan puluhan produk unggulan lokal yang telah dikurasi secara ketat, sekaligus menjadi panggung promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Badung.

Selama sepekan, pengunjung disuguhkan beragam produk pilihan hasil karya 32 pelaku UMKM Kabupaten Badung yang telah lolos proses kurasi. Tak hanya menjadi ajang berbelanja, Badung UMKM Week 2026 juga menghadirkan pertunjukan seni budaya dan hiburan musik setiap harinya sehingga memberikan pengalaman wisata yang lebih lengkap bagi pengunjung.

Kegiatan yang berlangsung pada 24–30 Juli 2026 di Fountain Stage Beachwalk Shopping Mall, Kuta ini menjadi salah satu agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan. Pameran dibuka setiap Senin hingga Jumat pukul 10.00–22.00 WITA, sementara pada akhir pekan diperpanjang hingga pukul 23.00 WITA.

Baca juga:  Harga Emas di Pegadaian Terus Menanjak, Antam Tembus Rp2.734.000

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskop UKMP) Kabupaten Badung, Anak Agung Sagung Rosyawati, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperkuat posisi UMKM di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

“Badung UMKM Week Tahun 2026 ini adalah untuk meningkatkan daya saing produk UMKM lokal Badung, sekaligus mengembangkan pasar yang lebih luas dan meningkatkan pengetahuan UMKM dalam menganalisis pasar sehingga dapat menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar,” ujarnya saat membuka Badung UMKM Week 2026.

Baca juga:  Kerumunan Pedagang di Kawasan Jalan Sulawesi Ditertibkan

Ia menambahkan, penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

“Kegiatan ini terselenggara sebagai bentuk dukungan dan motivasi bagi pelaku UMKM bahwa Pemerintah Kabupaten Badung selalu mendorong perkembangan UMKM di Kabupaten Badung. Sebagaimana kita telah ketahui bahwa UMKM memiliki kontribusi besar dalam perekonomian Badung, khususnya pengembangan ekonomi kerakyatan. Kami meyakini dukungan kepada UMKM ini akan mampu menaikkan kelas UMKM bahkan sejajar dengan produk-produk nasional dan internasional,” katanya.

Rosyawati juga menekankan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas produk lokal sekaligus mendorong inovasi dari para pelaku usaha.

Baca juga:  Ribuan UMKM di Badung Terima Stimulus Tahap II

“Momentum pelaksanaan pameran Badung UMKM Week 2026 ini kami harapkan menjadi momentum yang baik untuk meningkatkan minat dan kepercayaan konsumen terhadap produk-produk UMKM lokal. Ini juga menjadi kesempatan bagi UMKM untuk terus bersemangat meningkatkan kualitas dan berinovasi demi memberikan kepuasan kepada pelanggan. Pada akhirnya, merek-merek UMKM lokal akan semakin dikenal luas dan diterima dengan bangga oleh masyarakat lokal, nasional, bahkan internasional,” ungkapnya.

Sebelum pelaksanaan, Diskop UKMP Badung juga menggelar technical meeting bersama seluruh peserta di Ruang Rapat Cempaka, Puspem Badung. Pertemuan tersebut membahas mekanisme penyelenggaraan, tata tertib, hingga koordinasi teknis guna memastikan kegiatan berjalan tertib, lancar, dan optimal.(Parwata/balipost)

 

BAGIKAN