Kapolres Badung, AKBP Joseph Edward Purba saat menyerahkan bingkisan ke pengemudi ojol. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Sindikat narkoba memanfaatkan jasa pengiriman paket dan pengemudi ojek online (ojol) untuk menghilangkan jejak. Oleh karena itu, Polres Badung mengimbau para pengemudi ojol waspada dan peka terhadap barang yang akan dikirim.

PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Sabtu (25/4), menyampaikan, sinergitas pengemudi ojol dengan Polres Badung terus diperkuat. Dalam hal ini, pihaknya menjalin komunikasi dan koordinasi melalui kegiatan sambang, sosialisasi, serta pembinaan kepada komunitas ojol.

Baca juga:  Gelombang Pasang Terjang Pesisir Pantai di Klungkung

“Para pengemudi ojek online kami dorong untuk lebih peka dan waspada terhadap paket atau barang bawaan yang mencurigakan, khususnya yang berpotensi berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Pihaknya juga mengimbau driver ojol agar tidak ragu melapor ke polisi apabila menemukan indikasi mencurigakan, seperti paket tanpa identitas jelas, penerima tidak dapat dihubungi, atau pola pengiriman yang tidak wajar. Selain itu, Polres Badung juga berkoordinasi dengan perusahaan jasa pengiriman barang maupun platform transportasi online untuk meningkatkan pengawasan terhadap distribusi barang. Upaya ini dilakukan melalui edukasi, pertukaran informasi, serta penekanan terhadap kepatuhan prosedur pengiriman guna mencegah peredaran barang terlarang.

Baca juga:  Ditangkap saat Penggerebekan di THM, Oknum Polisi Direhabilitasi

“Ke depan, diharapkan sinergitas ini semakin kuat sehingga dapat meminimalisir potensi penyalahgunaan jasa pengiriman sebagai sarana peredaran narkoba. Selain itu, untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Badung,” katanya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN