Ilustrasi. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Motif melompatnya siswi SD, KA (13) dari lantai 3 Gedung Pasar Desa Serangan, Denpasar Selatan (Densel) masih diselidiki pihak kepolisian. Dugaan sementara korban terobsesi game online yang menyajikan adegan tragis, pemain utama melompat dari gedung.

Kanitreskrim Polsek Densel Iptu Azel Arizandi, Rabu (22/4) mengatakan pihaknya sampai saat belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap korban. Pasalnya korban masih masa pemulihan dan masih shock akibat kejadian tersebut.

Baca juga:  Imunisasi Difteri dan Tetanus Mulai Sasar Siswa SD dan Anak Usia Sekolah

“Hasil penyelidikan digital forensik bahwa lagu yang digunakan oleh korban untuk joget itu seperti di game saat digandrungi para remaja saat ini. Game tersebut terdapat adegan tragis dimana karakter utama melompat dari gedung,” tegasnya.

Iptu Azel menduga korban membuat trend yang terinspirasi dari sebuah game tersebut. “Perkembangan masih kami dalami lagi,” ujarnya.

Seperti diberitakan perayaan ulang tahun siswi kelas VI SD berinisial KA (13) diwarnai peristiwa tragis. KA jatuh dari lantai 3 Gedung Pasar Desa Serangan, Jalan Tukad Penataran, Serangan, Denpasar Selatan (Densel), Minggu (19/4).

Baca juga:  Digelar, “Arjuna Digital 2018” Perebutkan Hadiah Rp 100 Juta

Akibat kejadian itu korban sempat pingsan, kedua kakinya patah, tangan kanan patah dan dirawat di RS Bali Mandara, Sanur.

Korban bersama teman-temannya membuat video joget-joget di TKP. Tiba-tiba korban lari dan langsung melompat dan terjun dari lantai 3 Gedung Pasar Desa Adat Serangan. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN