Pipa transmisi telaga Waja milik Perumda Tirtatohlangkir yang berlokasi di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Senin (30/3), mengalami kebocoran. (BP/istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Pipa transmisi telaga Waja milik Perumda Tirtatohlangkir atau PDAM yang berlokasi di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Senin (30/3), mengalami kebocoran. Akibat hal itu, pelanggan air bersih di sejumlah kecamatan terdampak.

Dirut Perumda Tirta Tohlangkir Karangasem, I Komang Haryadi Parwata membenarkan terjadinya kebocoran pipa transmisi tersebut. Ia mengatakan, kebocoran pipa berukuran 700 mm tersebut diduga akibat tingginya tekanan air dalam pipa.

Baca juga:  Simulasi Tanggap Bencana, PLN Pastikan Kesiapsiagaan Pegawai Hadapi Kondisi Darurat

“Kami telah berkoordinasi dengan UPTD Telaga Waja untuk percepatan penanganan. Perbaikan sedang diupayakan secepat mungkin, namun kami belum bisa memastikan kapan distribusi air kembali normal,” ucapnya.

Menurutnya, sebagai langkah antisipasi, pelanggan diimbau segera menampung air selagi masih mengalir untuk kebutuhan cadangan. Hal ini penting guna menghindari dampak lebih besar jika distribusi air terhenti total.

“Kami juga menyiapkan layanan droping air bersih bagi masyarakat yang terdampak. Meski demikian, distribusi bantuan tersebut diakui belum bisa menjangkau seluruh wilayah, terutama daerah yang sulit dilalui kendaraan tangki. Kami akan berupaya semaksimal mungkin membantu pelanggan,” katanya.

Baca juga:  Berenang di Sanur, WN Belanda Ditemukan Meninggal

Masalah kebocoran pipa tersebut diperkirakan berdampak pada distribusi air ke 5 kecamatan yakni Kecamatan Karangasem, Bebandem, Manggis, Abang, dan Kubu. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN