
DENPASAR, BALIPOST.com – Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma atau PDAM Denpasar mendapatkan hibah dari Pemerintah Korea melalui K-Water sebesar Rp60 miliar selama 5 tahun. Hibah tersebut dimanfaatkan untuk penggantian pipa, pembangunan District Metered Area (DMA) khususnya di wilayah Denpasar Barat (Denbar), termasuk pelatihan SDM.
Hal tersebut diungkapkan oleh Dirut Perumda Tirta Sewakadarma Kota Denpasar I Putu Yasa, Senin (6/4). Dia mengungkapkan, pemberian hibah ini berlangsung sejak 2022 hingga 2027. “Ini kerjasama antara Korea dengan Indonesia melalui PUPR pusat. Kemudian diteruskan ke Denpasar,” katanya.
Putu Yasa menyebut, semua hibah ini difokuskan untuk wilayah Denpasar Barat yang kerap mengalami gangguan air. Saat ini telah dipasang lima unit DMA di kawasan tersebut.
Selain itu juga penggantian pipa sepanjang 9 kilometer. Beberapa kawasan yang mendapat penggantian pipa yakni Perumnas Monang-maning, Jalan Gunung Bromo, Gunung Lempuyang, Gunung Lebah, Gunung Muria, dan Jalan Gunung Sraya. “Itu pipa-pipa yang usianya tua. Termasuk sambungan ke rumah-rumah,” terangnya.
Anggaran hibah tersebut juga termasuk perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga evaluasi. “Semua dari K-Water. Termasuk penentuan kontraktor,” paparnya.
Selain itu, ada staf Perumda yang diberikan pelatihan di Korea. “Sekarang tinggal evaluasi. Dari testimoni masyarakat di Jalan Gunung Bromo, aliran air dulu kecil, sekarang cukup keras,” imbuhnya. (Widiastuti/balipost)










