Salah satu aktivitas pembuatan ogoh-ogoh di Jembrana. Tahun ini ratusan STT mengajukan subsidi pembuatan ogoh-ogoh yang akan dilombakan. (BP/Olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Ratusan Sekaa Teruna Teruni (STT) di Kabupaten Jembrana mendaftar sebagai penerima dana subsidi pembuatan ogoh-ogoh menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1948 yang jatuh pada 2026. Masa pendaftaran yang sebelumnya diperpanjang selama sepekan, ditutup pada Jumat (20/2) lalu dan total sudah ada 225 sekaa.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara, Minggu (22/2) mengatakan, dari total 281 STT yang tercatat di Gumi Makepung, masih terdapat puluhan STT yang belum melakukan pendaftaran.

Baca juga:  Seribuan Ogoh-ogoh akan Diarak di Gianyar

“Pendaftaran sudah kami perpanjang tujuh hari dan hari ini resmi ditutup. Total ada 225 STT yang masuk,” ujarnya.

Menurutnya, sebagian besar STT yang belum mendaftar terkendala persoalan administrasi dan kepengurusan. Di antaranya rekening yang tidak aktif, struktur pengurus yang belum lengkap, hingga pengurus yang berdomisili di luar daerah.

Padahal, lanjutnya, sistem pendaftaran telah dilakukan secara daring sehingga tidak menjadi hambatan berarti selama persyaratan administrasi terpenuhi. “Sepanjang dokumen lengkap, proses registrasi bisa dilakukan dari mana saja,” jelasnya.

Baca juga:  Sambut HUT Bhayangkara, Polres dan Kodim Bangli Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Batur

Tahapan berikutnya, seluruh berkas pendaftar akan diverifikasi oleh tim sebelum ditetapkan sebagai penerima bantuan. Setelah dinyatakan lolos verifikasi, dana subsidi akan segera diproses pencairannya.

Sapta Negara memperkirakan pencairan dana bisa dilakukan pada awal Maret mendatang. Bantuan tersebut dinilai sangat krusial untuk mendukung persiapan pembuatan ogoh-ogoh di masing-masing banjar.

“Estimasi awal Maret sudah bisa dicairkan, karena dana ini sangat dibutuhkan STT untuk persiapan ogoh-ogoh,” katanya.

Baca juga:  Ratusan Anak TK dan PAUD Arak Ogoh-ogoh di Lapangan Pegok

Selain penyaluran subsidi, pihaknya juga tengah menyiapkan mekanisme penilaian ogoh-ogoh yang akan tampil pada parade di Catus Pata dalam rangkaian Masikian Festival menjelang Nyepi. Pekan depan, pembahasan pembentukan tim penilai tingkat kecamatan hingga kabupaten dijadwalkan mulai dilakukan.

Ia menambahkan, sistem penilaian kemungkinan akan mengalami penyesuaian dibanding tahun sebelumnya, menyusul berbagai masukan dari STT.

“Teknis penilaian akan kami bahas lebih lanjut agar pelaksanaannya lebih baik dan sesuai harapan peserta,” pungkasnya. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN