Polisi mendatangi pelaku pengerusakan ogoh-ogoh yang dibuat sekaa teruna Banjar Dinas Sema, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan. (BP/istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Ogoh-ogoh milik sekaa teruna di Banjar Dinas Sema, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, mengalami pengrusakan, pada Sabtu (31/1). Diduga pelaku merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Pelaku pun akhirnya berhasil diamankan di rumahnya.

Kerusakan ogoh-ogoh, baru diketahui pada Minggu (1/2) pagi, sekitar pukul 08.00 WITA. Saat salah satu warga mendatangi balai suka duka untuk melihat ogoh-ogoh yang sedang proses persiapan menyambut Hari Raya Nyepi. Saat itu, ogoh-ogoh ditemukan dalam kondisi rusak, dengan bagian tangan dan kepala mengalami kerusakan.

Baca juga:  Timbun Belasan Ribu Liter Solar, Dua Pelaku Ditangkap di Pengambengan

Atas kejadian tersebut, pihak desa bersama kepolisian melakukan penelusuran dengan memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di sekitar lokasi. Dari hasil pengecekan rekaman CCTV, pada Kamis (5/2), diketahui pelaku pengrusakan adalah Komang SJ alias Pengkoh (35), warga Banjar Dinas Tegal, Desa Sangsit.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Sawan bersama perangkat desa dari Banjar Dinas Tegal dan Banjar Dinas Sema mendatangi lokasi kejadian sekaligus menemui terduga pelaku. Dalam klarifikasi awal, yang bersangkutan mengakui perbuatannya, namun memberikan keterangan yang tidak konsisten dan menyebut bertindak atas suruhan pihak lain.

Baca juga:  Dua Hari Tak Pulang, Ditemukan Jadi Mayat di Sungai

Dari hasil pendalaman, diketahui bahwa keterangan pelaku tidak dapat dipertanggungjawabkan. Pelaku juga diduga mengalami gangguan kejiwaan dan tercatat telah memiliki kartu kuning dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli.

Kapolsek Sawan, AKP Kadek Robin Yohana, membenarkan hal itu. Pelaku disebut sudah diamankan dan dimintai keterangan. “Kita melakukan pendekatan secara humanis dan sesuai prosedur, dengan mempertimbangkan kondisi pelaku serta tetap menjaga situasi kamtibmas di wilayah Desa Sangsit agar tetap kondusif,” jelas Robin.  (Yudha/balipost)

Baca juga:  Pengaturan Lalin Pawai Ogoh-Ogoh Diserahkan ke Pecalang dan Aparat Desa

 

BAGIKAN