Polres Gianyar menggelar rakor eksternal Operasi Keselamatan Agung 2026 di Rupatama Catur Prasetya Kamis (29/1). (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H, Polres Gianyar mulai tancap gas dalam upaya menciptakan ketertiban berlalu lintas. Polres Gianyar menggelar rapat koordinasi (rakor) eksternal operasi Keselamatan Agung 2026 di Rupatama Catur Prasetya Kamis (29/1), guna menyamakan persepsi antar instansi terkait.

Rapat yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Kabag Ops Polres Gianyar, Kompol I Nyoman Sukadana, S.H., M.H., mewakili Kapolres Gianyar. Turut mendampingi Kasat Lantas Polres Gianyar, AKP Made Erdiana Putra, S.TR.K., S.I.K., M.H., serta dihadiri perwakilan dari Kodim 1616/Gianyar, Jasa Raharja, dan Sat Pol PP Kabupaten Gianyar.

Baca juga:  Umat Hindu Masih Tetap Bersembahyang ke Pura Besakih

Operasi kewilayahan ini rencananya akan berlangsung selama 14 hari dengan melibatkan 116 personel gabungan. Fokus utama dari operasi tahun ini adalah meningkatkan kesadaran publik secara humanis. “Kami mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif guna menumbuhkan simpati masyarakat terhadap Polantas.

Tujuannya jelas mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman menjelang Operasi Ketupat Agung 2026,” ujar Kompol I Nyoman Sukadana dalam paparannya.

Dalam pertemuan tersebut, dipaparkan tiga poin utama yang menjadi target keberhasilan Operasi Keselamatan Agung 2026. Disiplin berlalu lintas, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan jalan raya. Menekan jumlah pelanggaran dan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas dan memastikan situasi lalu lintas aman sebelum, saat, dan sesudah perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Baca juga:  Jembrana Kembali Catatkan Pasien COVID-19 Meninggal

Meskipun mengedepankan edukasi, Polres Gianyar tetap akan melakukan langkah represif (penindakan) terhadap pelanggaran yang berpotensi fatal. Penindakan ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dari Operasi Lilin Agung 2025 serta tren fenomena sosial yang berkembang di masyarakat Gianyar belakangan ini.

Rakor ini diakhiri dengan komitmen bersama antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah untuk menjaga sinergitas di lapangan demi kenyamanan warga maupun wisatawan yang melintas di wilayah hukum Kabupaten Gianyar. (Wirnaya/balipost)

Baca juga:  SIM Keliling di Bali 20 September 2025, Cek Lokasinya

 

BAGIKAN