Dharma Adhyaksa PHDI Pusat saat FGD bertema Waktu Pelaksanaan Hari Suci Nyepi di UNHI Denpasar, Minggu (11/1). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Senin (12/1) sejumlah peristiwa terjadi. Dari PHDI Pusat tegaskan pelaksanaan Nyepi tak berubah hingga 3 kunci sektor nonpariwisata untuk pengembangan masa depan SDM Bali menjadi berita-berita yang menarik minat pembaca.

Bagi pembaca yang belum sempat membaca berita-berita ini, berikut cuplikan peristiwanya. Tersedia juga link yang bisa diklik untuk membaca lebih detilnya.

Berikut lima berita yang menjadi atensi pembaca Balipost Online:

1. PHDI Pusat Tegaskan Pelaksanaan Nyepi Tak Berubah

DENPASAR, BALIPOST.com – Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat menegaskan pelaksanaan rangkaian Nyepi tak berubah.

Tawur Kesanga dilaksanakan pada Tilem Sasih Kasanga, sementara Hari Suci Nyepi dilaksanakan keesokan harinya.

Penegasan ini merupakan hasil Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar, Minggu (11/1), dan akan dijadikan ketetapan resmi PHDI.

Baca juga:  Bali Fruit Garden

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/01/12/519505/PHDI-Pusat-Tegaskan-Pelaksanaan-Nyepi…html

2. Polda Tetapkan Kepala BPN Bali Tersangka

DENPASAR, BALIPOST.com – Setelah melakukan penyelidikan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran kearsipan negara, penyidik Ditreskrimsus Polda Bali menetapkan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bali, I Made Daging sebagai tersangka.

Penetapan status Made Daging, selaku pejabat strategis di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN itu tertuang dalam Surat Ketetapan Penetapan Tersangka Nomor: S.Tap/60/XII/RES.1.24/2025/Ditreskrimsus/Polda Bali, tertanggal 10 Desember 2025.

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/01/12/519594/Polda-Tetapkan-Kepala-BPN-Bali…html

3. Jadi Tersangka, Kepala BPN Bali Belum Ditahan

DENPASAR, BALIPOST.com – Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kakanwil BPN) Provinsi Bali, I Made Daging ditetapkan sebagai tersaandngka namun hingga saat ini tersangka Made Daging belum ditahan.

Baca juga:  Sepanjang 2025, Kasus Gigitan Positif Rabies di Tabanan Muncul di Sebelas Desa

Informasi diperoleh di lapangan, Senin (12/1) Made Daging menjalani pemeriksaan secara maraton. ia diperiksa untuk mengungkap adanya keterlibatan pelaku lain dalam kasus tersebut.

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/01/12/519717/Jadi-Tersangka,Kepala-BPN-Bali…html

4. Cuaca Ekstrem Mengintai, Tata Ruang Jadi Akar Masalah Banjir di Bali

DENPASAR, BALIPOST.com – Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi melanda Bali hingga Februari mendatang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah memprediksi periode hujan berlangsung sejak September 2025 hingga Februari 2026, sehingga masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, khususnya banjir.

Dosen Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Warmadewa (Unwar), Prof. Putu Rumawan Salain menegaskan, meskipun belum dapat dipastikan apakah intensitas hujan hingga Februari 2025 akan lebih besar, kesiapsiagaan tetap menjadi kunci utama agar masyarakat terhindar dari dampak bencana.

Baca juga:  Penyerangan di Minimarket Ternyata Residivis dan Adik Tentara

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/01/12/519613/Cuaca-Ekstrem-Mengintai,Tata-Ruang…html

5. Kurangi Ketergantungan Pariwisata, 3 Sektor Ini Jadi Kunci Pengembangan Masa Depan SDM Bali

DENPASAR, BALIPOST.com – Di tengah dominasi pariwisata sebagai tulang punggung ekonomi Bali, peluang diversifikasi sektor jasa dinilai menjadi kunci utama penguatan sumber daya manusia (SDM) dan ketahanan ekonomi daerah pada 2026. Bali memiliki potensi besar untuk keluar dari ketergantungan pariwisata melalui pengembangan sektor-sektor baru yang lebih adaptif dan berkelanjutan.

Dosen Program Studi Magister Ilmu Ekonomi FEB Universitas Udayana, Dr. I Wayan Sukadana di Denpasar menyebut, setidaknya ada tiga sektor strategis yang dapat menjadi penopang baru penciptaan lapangan kerja sekaligus melahirkan entrepreneur lokal.

Baca selengkapnya di https://www.balipost.com/news/2026/01/12/519641/Kurangi-Ketergantungan-Pariwisata,3-Sektor…html

BAGIKAN