
DENPASAR, BALIPOST.com – Kelengkapan administrasi 4 armada bus sekolah Denpasar yang baru sudah siap. Namun dalam pengoperasiannya masih menunggu kelengkapan pengemudi yang saat ini masih dilakukan penataan. Ditargetkan pengoperasian bus sekolah tambahan ini bisa berjalan pada tahun ajaran baru nanti.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar, I Dewa Ketut Adi Pradnyana, Senin (6/1) mengatakan, seluruh kelengkapan administrasi kendaraan, termasuk STNK, telah tersedia. Demikian dari sisi kendaraan sudah siap beroperasi bahkan sebagian unit telah sempat digunakan sebelumnya.
Namun demikian, Dishub Denpasar masih melakukan penataan sumber daya manusia, khususnya pengemudi bus sekolah. Ketut Adi mengatakan, untuk mendukung operasional empat unit bus, Dishub membutuhkan minimal delapan orang pengemudi karena penerapan sistem kerja shift. Artinya untuk satu unit bus sekolah ada dua pengemudi yang nantinya siap mengoperasikan.
Sementara saat ini jumlah tenaga pengemudi masih belum lengkap. “Saat ini jumlah pengemudi masih kurang, sehingga kami penuhi melalui mekanisme outsourcing,” jelasnya.
Selain pengemudi, Dishub Denpasar juga telah menyiapkan tenaga pendamping dan pramujasa. Meski demikian, tidak semua bus sekolah membutuhkan pramujasa. Armada baru bus sekolah ini, nantinya akan melayani wilayah Denpasar Barat dan Denpasar Selatan.
Demikian data calon penumpang telah dikantongi oleh Dishub untuk wilayah yang baru akan dilayani ini. Meski berfungsi sebagai bus sekolah, armada tersebut merupakan bus penumpang sehingga pengoperasiannya tetap memperhatikan aspek efisiensi.
“Data penumpang sudah ada. Operasional nantinya akan disesuaikan dengan jumlah penumpang agar lebih efisien,” ujarnya. Sosialisasi program bus sekolah kepada pihak sekolah juga telah dilakukan. Dishub Denpasar telah menerima laporan hasil sosialisasi tersebut sebagai bahan evaluasi dan perencanaan lanjutan.
Saat ini, di Denpasar telah ada 14 unit Bus Sekolah yang 13 unit sudah beroperasi dan 1 unit untuk cadangan. Ke-14 armada ini telah melayani wilayah Denpasar Utara (Denut), Denpasar Timur (Dentim) dan sebagian wilayah Denpasar Barat (Denbar). Penambahan 4 unit armada bus sekolah nantinya akan melayani sebagian Debar dan Denpasar Selatan. (Widiastuti/balipost)










