TABANAN, BALIPOST.com – Tempat pengolahan Sampah Reuse, Reduce dan Recycle atau TPS 3R Bawana Lestari telah membuktikan keberhasilannya dalam mengubah sampah rumah tangga menjadi pupuk organik yang bermanfaat.

Berdiri sejak dua tahun, TPS ini tidak hanya mengatasi masalah sampah berbasis sumber di wilayahnya, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pertanian lokal.

Menurut data Dinas Lingkungan Hidup Tabanan, sejumlah TPS 3R di kabupaten Tabanan menghadapi tantangan dalam optimalisasi operasional, bahkan ada yang tidak beroperasi lagi. Namun, TPS 3R Bawana Lestari dianggap sebagai model yang sukses dalam memproses sampah organik, yang secara signifikan mengurangi jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir Mandung, yang berlokasi di Desa Sembung Gede, Kerambitan.

Baca juga:  KPU Tabanan Minta Tambahan Anggaran Rp 5 M

Perbekel Pangkung Karung, Wayan Subawa menyoroti pentingnya sektor pertanian dalam perekonomian desa. Dari 150 hektar wilayahnya, sekitar 70 persen digunakan untuk pertanian, dengan mayoritas pendapatan warga berasal dari sektor ini.

Seiring dengan tren pertanian organik yang semakin digemari, pemerintah desa telah mengalokasikan dana untuk infrastruktur seperti jalan usaha tani, serta merencanakan penanaman bunga sebagai bagian dari konsep pengembangan desa wisata.

Baca juga:  Gelombang Tinggi, Nelayan Tak Melaut 20 Hari

Keberadaan TPS 3R Bawana Lestari tidak hanya menjadi contoh keberhasilan dalam mengelola sampah organik secara efektif, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui pertanian organik dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. (Puspawati/balipost)

Tonton selengkapnya di video

BAGIKAN