Ilustrasi gumpalan awan yang bergerak membawa hujan di Pantai Kuta, Bali. (BP/Dokumen)

JAKARTA, BALIPOST.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebanyak 94 persen wilayah Indonesia, Senin (8/1), berpotensi diguyur hujan. Intensitasnya ringan hingga hujan yang disertai petir.

Prakirawan BMKG, Azhari Putri Cempaka memaparkan dari 35 kota besar yang berada dalam pemantauan BMKG hanya ada dua daerah yang diprakirakan tidak hujan, yaitu Kupang dan Manokwari yang berpotensi berawan.

“Madden Julian Oscillation (MJO) teridentifikasi aktif di Samudra Hindia yang juga didukung oleh aktifnya gelombang atmosfer di beberapa wilayah di Pulau Sumatra yang berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian barat,” ujarnya dikutip dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  Tambahan Kasus COVID-19 Nasional Terus Melandai, Bali Nihil Korban Jiwa 3 Hari Berturut

Di Pulau Sumatera, BMKG memprediksi potensi hujan dengan intensitas ringan berada di Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, dan Bengkulu.

Selanjutnya, hujan petir berada di Palembang, Padang, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, dan Bandar Lampung.

Di Pulau Jawa, hujan ringan hingga sedang diprediksi turun di Jakarta, Semarang, dan Banten. Sedangkan hujan petir berpotensi turun di Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.

Di Lesser Sunda, hujan petir berpotensi terjadi di Denpasar dan Mataram. Adapun langit Kupang diprediksi berawan.

Di Pulau Kalimantan, hujan ringan hanya berpotensi turun di Palangka Raya. Sedangkan, mayoritas daerah di pulau tersebut diprediksi mengalami hujan petir, mulai dari Pontianak, Banjarmasin, Samarinda, dan Tanjung Selor.

Baca juga:  Bertujuan Hidupkan Tradisi, Akademisi hingga Yowana Setuju Penetapan Hari Arak Bali

Bergeser ke Sulawesi, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang turun di Palu, Makassar, Manado, Kendari, dan Mamuju. Waspadai hujan petir di Gorontalo.

Kemudian, wilayah timur Indonesia hujan ringan akan mengguyur Ternate dan Jayapura, serta Ambon hujan petir. Langit mendung satu-satunya diprediksi hanya memayungi daratan Manokwari.

Azhari mengungkapkan prediksi angin permukaan di wilayah Indonesia bagian utara umumnya didominasi angin dari arah utara dan timur laut. Sedangkan wilayah selatan Indonesia umumnya didominasi angin yang bertiup dari arah barat dan barat laut dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 40 kilometer per jam.

Baca juga:  Kepolisian Maritim Bern Intensifkan Pencarian Putra Ridwan Kamil

Kemudian, suhu udara di kota-kota besar di Indonesia berkisar antara 20 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan berkisar antara 55 hingga 100 persen.

Prakiraan tinggi gelombang laut di perairan Indonesia secara umum masih cukup kondusif, yaitu berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter.

“Waspadai tinggi gelombang 2,5 hingga 4 meter di Laut Natuna utara, kemudian di Samudra Hindia Barat Sumatera hingga selatan pulau Jawa,” ucap Azhari. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *