TABANAN, BALIPOST.com – Puluhan hektar lahan pertanian di Kabupaten Tabanan mengalami gagal panen padi atau puso akibat kekeringan. Hal ini berdasarkan laporan yang diterima Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan hingga Rabu (8/11).

Kepala Dinas Pertanian melalui Bidang Sarana dan Prasarana, Ni Nyoman Ria Wati menjelaskan, sudah ada sejumlah subak yang melaporkan gagal panen. “Laporan yang kami terima itu baru dari wilayah kecamatan Kerambitan dan Baturiti. Untuk wilayah lainnya kami juga masih menunggu,” terangnya.

Baca juga:  Jika Diberikan Hak Kelola, Denpasar akan Atasi Kemacetan Pelabuhan Sanur

Dari laporan yang diterimanya, untuk di wilayah Kecamatan Kerambitan, gagal panen terjadi di Subak Tangluk seluas 8 hektar dan Subak Samsaman seluas 6,5 hektar. “Untuk di Kerambitan, baru ada laporan itu. Lahan pertanian lainnya masih hijau meski tanahnya kering, karena waktu ini sempat hujan sebentar. Kami tetap akan tunggu perkembangan,” jelasnya.

Selain di Kecamatan Kerambitan, hal serupa juga terjadi di sejumlah subak di Kecamatan Baturiti. Dari delapan subak yang dilaporkan dengan total luasan tanam 52 hektar, yang sudah mengalami puso atau gagal panen seluas 33,65 hektar di enam subak. (Puspawati/balipost)

Baca juga:  Klaster Nakes Tabanan Masih Sumbang Kasus Positif COVID-19

Simak selengkapnya di video

 

BAGIKAN