Bupati Giri Prasta saat menyalurkan dana hibah untuk masyarakat Jembrana, di wantilan Desa Ekasari, Melaya, Selasa (31/10). (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyatakan, pelaksanaan penyerahan hibah dan BKK kepada daerah lainnya di Provinsi Bali dipandang selaras dengan enam prinsip dasar pembangunan Kabupaten Badung yakni pro growth, pro job, pro poor, pro culture, pro environment, dan pro law enforcement. Hal ini menjadi prinsip-prinsip dasar pembangunan berkelanjutan.

“Program Badung Angelus Buana di Kabupaten Jembrana hari ini (kemarin-red) menyalurkan dana hibah kepada 394  penerima yang tersebar di 5 kecamatan, dengan total jumlah bantuan sebesar Rp48.521.268.125. Sebelumnya, Pemkab Badung telah menyalurkan dana bantuan keuangan khusus yang diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana dengan 10 penerima dengan total jumlah bantuan sebesar Rp20.000.000.000 yang digunakan untuk pemberdayaan masyarakat dan percepatan pembangunan fasilitas umum, infrastruktur, prasarana dan sarana,” ujar Bupati Giri Prasta saat menyalurkan dana hibah untuk masyarakat Jembrana, di wantilan Desa Ekasari, Melaya, Selasa (31/10).

Baca juga:  Di Badung, Kerugian Dampak Gempa Capai Rp 15 Miliar

Kehadiran Bupati Giri Prasta disambut dengan sangat meriah oleh ribuan masyarakat Jembrana. Acara ini turut dihadiri oleh anggota DPR RI, Ketut Kariyasa Adnyana, Ketua DPRD Jembrana, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa, serta jajaran OPD Pemkab Badung.

Adapun rincian penyaluran dana hibah di Kabupaten Jembrana yakni, Kecamatan Pekutatan sebanyak 3 penerima, dengan jumlah bantuan sebesar Rp1.283.646.000, Kecamatan Mendoyo 31 penerima, dengan jumlah bantuan sebesar Rp3.761.688.000, Kecamatan Jembrana 73 penerima dengan jumlah bantuan sebesar Rp7.901.985.875, Kecamatan Negara 143 penerima dengan jumlah bantuan sebesar Rp16.548.541.750, dan Kecamatan Melaya 144 penerima, dengan jumlah bantuan sebesar Rp19.025.406.500. Lembaga penerima dana hibah ini terdiri dari pura, merajan, dadia, banjar, bale adat, desa adat, mushola, masjid, kuburan, kelompok, sekaa topeng, sekaa gong, sekaa angklung, sekaa serati, tempek, dan persatuan seni pencak silat.

Baca juga:  Bupati Giri Prasta Sampaikan Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2023

“Besar harapan saya, bantuan dana hibah kepada masyarakat Kabupaten Jembrana ini, dapat dipergunakan dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mendukung pembangunan di berbagai bidang,” harap Bupati Giri Prasta.

Sementara itu, Ketua Koordinator Program Angelus Bhuwana Jembrana yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Jembrana, I Ketut Suastika mengucapkan terima kasih kepada Bupati Giri Prasta dan Pemerintah Kabupaten Badung atas penyaluran hibah sebesar Rp48.521.268.125 kepada 394 penerima di 5 kecamatan.

Baca juga:  Tebing Pura Luhur Uluwatu Alami Keretakan, Penguatan Dilakukan lewat Injeksi

“Kami sangat terharu dan mengucapkan terima kasih yang sebesarnya-besarnya kepada Bapak Bupati Giri Prasta beserta jajaran Pemkab Badung karena telah bersedia hadir di Desa Ekasari dalam rangka penyaluran dana hibah secara langsung kepada masyarakat Kabupaten Jembrana yang tersebar di 5 kecamatan. Dana hibah yang beliau salurkan untuk masyarakat Jembrana sangatlah besar, ini wujud rasa sayang beliau kepada kami masyarakat Jembrana,” pungkasnya. (Adv/balipost)

BAGIKAN