Para pengunjung dan pengguna skatepark terpaksa melakukan pengurasan manual menggunakan ember agar air genangan tersebut cepat surut. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Salah satu bagian dari skatepark di pinggir pantai Kuta dilaporkan terendam air setinggi hingga mencapai 1 meter menyusul hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut. Meskipun hujan telah reda, namun berdasarkan pantauan Kamis (18/4) pagi genangan air tersebut belum juga surut.

Para pengunjung dan pengguna skatepark terpaksa melakukan pengurasan manual menggunakan ember agar air genangan tersebut cepat surut sehingga fasilitas ini bisa kembali digunakan untuk latihan.

Genangan air yang terjadi secara periodik saat hujan disinyalir akibat kondisi saluran pembuangan yang tersumbat. Menurut informasi yang diperoleh, genangan air sering terjadi di area skatepark ini saat curah hujan tinggi.

Baca juga:  Parkir Sembarangan di Kuta, Puluhan Motor Digembosi

Penduduk setempat dan pengelola skatepark menyampaikan kekhawatiran terhadap kondisi ini. Pihak terkait pun segera mengambil tindakan untuk membersihkan dan memperbaiki saluran pembuangan yang terkendala.

Bendesa Adat Kuta, Komang Alit Ardana, berharap agar saluran pembuangan di area skatepark diperbesar dan dipelihara dengan baik untuk mencegah genangan air di masa mendatang. Tak hanya itu, pihaknya menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan fasilitas skatepark sebagai salah satu destinasi wisata utama di Pantai Kuta.

Baca juga:  Pelanggar Parkir di Pantai Kuta Ditilang

“Karena saluran untuk pembuangannya yang kecil. Ini harus dibuat lebih besar, namun tetap harus memperhatikan untuk keselamatan para pemain skateboard,” ungkapnya.

Namun demikian, pihaknya menyoroti kesulitan dalam melakukan perawatan karena belum adanya penyerahan pengelolaan skatepark ke pihak Desa Adat Kuta. Status pengelolaan skatepark yang masih belum diserahkan kepada pihak desa berimbas pada kesulitan dalam melakukan perawatan dan pemeliharaan fasilitas.

“Skatepark di pinggir pantai Kuta telah menjadi ikon wisata dan olahraga yang menarik bagi wisatawan, terutama pecinta olahraga skateboard,” katanya.

Baca juga:  Potensi Budidaya Ikan di Teluk Benoa Perlu Digarap

Namun, untuk mempertahankan statusnya sebagai destinasi wisata, perawatan dan pemeliharaan fasilitas skatepark harus tetap menjadi prioritas utama. Dengan kerjasama yang baik antara pihak terkait, diharapkan masalah genangan air di skatepark Pantai Kuta dapat segera teratasi demi kelancaran dan keselamatan para pengguna.

Pihak desa berencana merekrut tenaga ahli untuk merawat skatepark, namun penyerahan pengelolaan masih menunggu perjanjian kerja sama antara pemerintah kabupaten Badung dengan Desa Adat Kuta. (Parwata/balipost)z

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *