Suasana Pujawali Purnama Sasih Kelima di Merajan Agung Kayuan Songan. (BP/jay)

BANGLI, BALIPOST.com – Krama dadia Merajan Agung Kayuan, Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, menggelar upacara piodalan Purnama Sasih Kelima, pada Minggu (29/10). Pujawali ini berlangsung khusyuk dan ribuan krama pendek tangkil ke pura yang letaknya di pusat desa. Pada puncak pujawali, upacara ini dipuput Ida Rsi Bhujangga Putra Celagi Dharma Yoga dari Griya Gangga Danu Wedana Sari, Desa Songan, paduluan, Jero Balian dan Jero Mangku.

Rangkaian pujawali ini sudah berlangsung sejak 21 Oktober 2023. Pada saat itu dilaksanakan upacara ngadegang sesantun dan mapaiguman pada pukul 20.00 Wita. Dua hari kemudian, tepatnya pada 23 Oktober, dilangsungkan upacara makayangan dan mamasar. Pada 24 Oktober digelar pacaran, ngunggahang ilen-ilen, nanceb penjor dan ngunggahang bakti pangraksa karya. Kemudian dilanjutkan dengan nuur tirta piuning.

Baca juga:  Karena Ini, Dua SMP Satap di Kintamani Tidak Terima Siswa

Usai nuur tirta piuning, digelar upacara ngamedalang Ida Sesuhunan dan dilanjutkan dengan makening di Pura Segara Hulundanu, Desa Songan. Pada kegiatan ini, ribuan krama pangempon pura ikut ngiringang Ida Sesuhunan. “Setiap pujawali purnama kelima, Ida Sesuhunan makening di Pura Segara Hulundanu Songan,” kata Panglingsir Pura Merajan Agung Kayuan Jero Mangku Ketut Marsidi saat ditemui di sela-sela puncak pujawali.

Ia melanjutkan setelah makening digelar upacara ngaturan bakti watos pukul 19.00 WITA. Keesokan harinya, pada 29 Oktober merupakan puncak pujawali yang berlangsung hingga subuh.

Baca juga:  Pujawali, Pura Lempuyang Mulai Ditutup untuk Wisatawan

Dilanjutkan dengan nyimpen dan pada 30 Oktober dilakukan upacara ngayut, mapawilangan, nunas kerahayuan, nendunang ilen-ilen. “Pada pujawali ini, setiap pangayah dikenai urunan Rp400 ribu, ” Sebutnya. (Pramana Wijaya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *