Ilustrasi. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Bau mulut yang tak sedap kerap membuat kepercayaan diri kita terganggu. Terlebih saat harus berbicara di depan orang.

Mulut dan gigi merupakan bagian awal tubuh yang menerima makanan, cairan dan juga sekaligus salah satu organ yang terlibat dalam proses pencernaan. Ketika kita mengkonsumsi sesuatu tertentu, sebelum ditelan makanan atau pun minuman akan lebih dulu masuk ke mulut.

Meski tertelan, masih ada zat yang mengendap di dalam mulut. Zat yang mengendap inilah bisa saja memiliki kandungan bakteri atau kotoran di dalamnya sehingga menyebabkan bau mulut.

Untuk mencegah bau mulut, ada baiknya kamu mengikuti sejumlah langkah ini :

1. Sikat Gigi Dua Kali Sehari

Kamu pasti sudah tahu bahwa untuk mendapatkan gigi dan mulut yang sehat, anda perlu menyikat gigi dua kali sehari. Menyikat gigi sebaiknya jangan terburu-buru.

Baca juga:  Bisa Dicontoh, Desa Adat Ini Terima Hotel di Wilayahnya Dijadikan Karantina Naker Migran

Luangkanlah waktu sekitar dua menit untuk membersihkan gigi kamu secara menyeluruh. Sikatlah gigi dengan lembut dengan gerakan melingkar bolak-balik untuk menghilangkan plak. Plak yang tidak dibersihkan bisa mengeras dan menyebabkan penumpukan karang dan gingivitis (penyakit gusi dini). Sikatlah bagian luar, dalam, dan permukaan gigi kamu yang sering digunakan untuk mengunyah.

2. Jangan Lupa Bersihkan Lidah

Saat anda membersihkan gigi, jangan lupa juga untuk membersihkan lidah dengan sikat gigi atau pembersih lidah. Pasalnya, plak juga bisa menumpuk di lidah anda. kalau tidak dibersihkan, hal ini bisa menyebabkan bau mulut dan juga masalah kesehatan mulut lainnya.

3. Gunakan Pasta Gigi Berfluoride

Dilansir dari website Halodoc, saat berbicara tentang pasta gigi, sebenarnya ada elemen lain yang lebih penting daripada pemutih dan rasa. Apapun produk pasta gigi yang kamu pilih, pastikan itu mengandung fluoride.

Baca juga:  Tambahan Kasus COVID-19 Bali Masih Signifikan, Korban Jiwa Juga Dicatatkan

Hal itu karena fluoride adalah pertahanan utama terhadap kerusakan gigi. Kandungan ini mampu melawan kuman yang bisa menyebabkan pembusukan, serta memberikan penghalang pelindung untuk gigi anda.

4. Bersihkan Gigi dengan Benang Sekali Sehari

Flossing atau membersihkan gigi dengan benang bukan hanya untuk mengambil potongan kecil makanan yang tersangkut di sela-sela gigi saja. Tetapi, flossing merupakan bagian dari perawatan gigi dan mulut yang penting untuk dilakukan secara rutin, karena bermanfaat untuk merangsang gusi, mengurangi plak, dan meredakan peradangan di daerah tersebut.

5. Berkumur dengan Obat Kumur atau Larutan Garam

Dikutip dari hellosehat, selain mengusir bau mulut, obat kumur bisa mencegah sakit gigi. Obat kumur membantu mengontrol pertumbuhan bakteri pada gigi dan mulut.

Jika tidak memiliki obat kumur, bisa juga menggunakan cara alami untuk menjaga kesehatan gigi, salah satunya berkumur dengan larutan air garam. Peneliti dari Oral Health Sciences Centre, India, menemukan bahwa penggunaan larutan garam sama efektifnya dengan chlorhexidine untuk mencegah peradangan setelah operasi gigi dan mulut.

Baca juga:  Dari PPKM Level 3 Tak Jadi Diterapkan hingga Banjir Landa Bali

6. Kunjungi Dokter Gigi 6 Bulan Sekali

Meskipun anda sudah menyikat gigi dan flossing secara teratur, tetapi tetap perlu mengunjungi dokter gigi minimal dua kali dalam setahun. Dokter gigi tidak hanya bisa menghilangkan karang gigi dan mencari gigi berlubang, tapi juga menemukan masalah potensial dan memberikan solusi perawatan terkait Kesehatan gigi.

7. Minum Banyak Air

Minum air putih tentu memiliki banyak manfaat dan dengan minum air yang cukup juga menjadi salah satu cara untuk menjaga kesehatan tubuh, termasuk kesehatan gigi dan mulut. Hal ini disebabkan minum banyak air bisa membantu menghilangkan beberapa efek negatif dari makanan dan minuman yang lengket dan asam di dalam mulut. (Wulan/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *