Wakapolsek Kuta Utara AKP AA Ketut Nuasa melaksanakan Jumat Curhat di Banjar Campuan, Kelurahan Kerobokan. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Selain balapan liar kerap terjadi di wilayah Kuta Utara, saat ini warga diresahkan ulah penduduk pendatang (duktang) mabuk-mabukan. Hal itu sangat mengganggu kenyamanan warga dan diharapkan pihak kepolisian menanganinya.

Keluhan warga ini terungkap saat Polsek Kuta Utara menggelar Jumat Curhat di Banjar Campuan, Kelurahan Kerobokan, Badung, Jumat (12/5). Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolsek Kuta Utara AKP AA Ketut Nuasa, didampingi Kanit Intelkam Iptu I Wayan Wijaya Darmayasa.

Baca juga:  Nyepi Bersamaan dengan Ramadan, Masyarakat Diimbau Jaga Toleransi

Warga yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan balapan liar yang akhir-akhir ini sering terjadi di Jalan Mandala, Kelurahan Kerobokan, terutama sore hari dan sangat menggangu serta membahayakan pengguna jalan. Juga dikeluhkan kelompok penduduk pendatang yang sering mengonsumsi minuman keras pada malam hari hingga mengakibatkan perkelahian.

AKP Nuasa mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan balapan liar dengan mengerahkan patroli oleh Unit Samapta Polsek Kuta Utara di Jalan Mandala. Nuasa mengimbau masyarakat agar mengawasi anak-anaknya dan arahkan untuk melakukan hal-hal yang positif.

Baca juga:  Dari Sejumlah Mahasiswa Kedokteran Unud Dievakuasi hingga Aktivitas Subduksi Zona Megathrust Guncang Mentawai

Sedangkan duktang yang mabuk-mabukan, Nuasa menegaskan akan mengedepankan peran Bhabinkamtibmas di wilayahnya masing-masing. Bhabinkamtibmas agar melakukan pembinaan terhadap anak-anak muda yang suka mengonsumsi minuman keras. Apabila ada hal ini terjadi agar segera dilaporkan ke pihak kepolisian untuk segera ditindaklanjuti. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *