AKBP Ricko Abdillah Andang Taruna. (BP/Dokumen)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Polres Karangasem melibatkan ratusan personil untuk melakukan pengamanan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Karangasem pascakenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang telah dilakukan oleh pemerintah. Pengamanan dilakukan untuk menjaga kondusivitas di masyarakat.

Kapolres Karangasem, AKBP Ricko Abdillah Andang Taruna, Senin (5/9), mengungkapkan, pihaknya telah melakukan monitoring dan pengamanan di seluruh SPBU yang tersebar di Karangasem dengan melibatkan jajaran Polres dan seluruh anggota Polsek di masing-masing kecamatan. “Dalam pengamanan itu, kita melibatkan 301 personil Polres dan Polsek. Dari pengamanan dan pengecekan yang telah dilakukan oleh petugas, sejauh ini kita belum menemukan adanya antrean-antrean panjang di setiap SPBU. Termasuk kelangkaan BBM di wilayah Karangasem pasca dinaikkan juga belum terlihat,” ungkapnya.

Baca juga:  Pemberlakuan "Social Distancing," Konsumsi BBM di Bali Turun Signifikan

Ricko menambahkan, selain melakukan pengamanan, dan patroli di semua SPBU, pihaknya juga memberikan informasi-informasi positif kepada masyarakat terkait kenaikan BBM yang dilakukan oleh pemerintah. “Kita berikan warga pemahaman-pemahaman kenapa pemerintah sampai menaikkan haga BBM ini. Sehingga warga dapat mengerti dan memahami dengan kenaikan ini,” katanya.

Disinggung terkait antisipasi terjadinya penimbunan BBM pascakenaikan, ia menegaskan, pihaknya sudah menghimbau SPBU agar jangan sampai ada kelangkaan serta penimbunan yang dilakukan oleh oknum-oknum. “Hasil penggalangan, tidak sampai ada kelangkaan BBM. Itu menunjukkan tidak ada penimbunan, dan semua semua terproduksi dengan baik,” tegasnya. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Ubah Sampah Plastik Jadi BBM
BAGIKAN