Ilustrasi. (BP/Dokumen)

BANGLI, BALIPOST.com – Sejumlah pelanggan Perumda Air Minum Tirta Danu Arta di wilayah Kota Bangli minta bantuan air bersih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli. Hal itu dikarenakan ngadatnya suplai air bersih dari Perumda.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangli Wayan Wardana, Rabu (29/6) mengungkapkan, pihaknya telah membantu menyuplai air bersih ke sejumlah tempat menggunakan mobil tangki. Salah satunya ke Bank Pasar.

Baca juga:  Sepulang dari Surabaya, Komisioner KPU Bangli Terkonfirmasi Positif Covid-19

Suplai air dilakukan atas permintaan pihak bank pasar karena kesulitan air bersih akibat ngadatnya pasokan air dari Perumda. “Selain ke Bank Pasar, kami juga ada drop air ke Gunaksa. kemarin ke Tegallalang,” ungkapnya.

Menurut Wardana suplai air bersih ke pelanggan seharusnya jadi tanggung jawab pihak Perumda. Namun karena banyak masyarakat yang minta bantuan langsung ke BPBD, sehingga pihaknya membantu menyuplai air pakai tangki. “Untuk airnya kami ambil di PDAM,” ujarnya.

Baca juga:  Puluhan KK di Pesinggahan Tak Tersentuh Layanan Air Bersih

Sementara itu Kabag Umum Perumda Air Minum Tirta Danu Arta Jelantik Baskara dikonfirmasi terpisah mengatakan upaya penanganan pipa yang terkena longsor di sumber mata air Gamongan masih terus dilakukan. Sejak adanya gangguan pendistribusian air ke pelanggan, Jelantik mengaku pihaknya tidak ada menyuplai air tangki ke pelanggan.

Selain karena tak punya mobil tangki, pihaknya mengaku masih bisa menyuplai air memanfaatkan sumber air di Kayubihi Barat, dengan cara digilir. “Kami juga buka pos di kantor. Kalau masyarakat butuh air bisa ambil di kantor. Gratis,” jelasnya.

Baca juga:  Apple Inc Ingin Donasi ke Sulteng

Dalam menangani pipa yang terkena longsor di sumber air Tirta Gamongan, ia mengatakan pihaknya menemui sejumlah kendala. Diantaranya medan yang curam dan terjal. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *