Bupati Badung, Adi Arnawa. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Keberhasilan Perumda Air Minum Tirta Mangutama mengalirkan air bersih ke wilayah Badung Selatan tidak serta-merta membuat posisi seluruh jajaran direksi aman. Pemerintah Kabupaten Badung tetap membuka seleksi untuk jabatan Direktur Umum (Dirum) perusahaan daerah tersebut.

Sebelumnya, perumda yang dikenal sebagai PDAM Badung sempat mendapat sorotan terkait distribusi air bersih di wilayah Badung Selatan. Namun hingga tenggat waktu yang diberikan, yakni 20 Februari 2026, upaya perbaikan yang dilakukan menunjukkan perkembangan positif.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa mengungkapkan, pihaknya terus memantau perkembangan yang dilakukan oleh PDAM. Dari hasil pemantauan tersebut, distribusi air mulai menunjukkan perubahan, khususnya di wilayah Desa Pecatu.

Baca juga:  Aktor Pabrik Narkoba Tibubeneng Divonis Seumur Hidup

“PDAM sudah maksimal melakukan (tugasnya). Malahan air di Pecatu sekarang sudah mulai mengalir, tidak seperti dulu,” ujar Bupati Adi Arnawa, Minggu (1/3).

Meski demikian, Bupati Adi Arnawa mengakui volume air yang mengalir belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah pun masih memberikan toleransi terhadap kinerja yang dilakukan manajemen PDAM karena sudah terlihat adanya progres.

“Saya masih bisa toleransi lah, karena sudah ada upaya dari PDAM. Saya maklum, yang penting sudah ada progres daripada diam sama sekali,” ucapnya.

Baca juga:  Badung Bebaskan Biaya PDAM Selama Tiga Bulan

Menurutnya, langkah berikutnya yang harus dilakukan PDAM adalah meningkatkan volume distribusi air menuju Badung Selatan. Ia meminta manajemen perusahaan daerah tersebut menambah pompa serta mempercepat penyelesaian pembangunan jaringan pipa.

Saat disinggung mengenai rencana pergantian jajaran direksi, Adi Arnawa menegaskan keputusan akan tetap mempertimbangkan perkembangan yang dicapai PDAM. Namun untuk posisi Direktur Umum, proses seleksi tetap berjalan. “Ya kita lihat nanti lah,” kata Bupati Asal Pecatu, Kuta Selatan tersebut.

Sebelumnya, panitia seleksi (pansel) telah membuka seleksi terbuka untuk mengisi jabatan Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung. Proses seleksi dimulai dengan pendaftaran pada 26–30 Januari 2026. Tahapan seleksi kemudian dilanjutkan dengan psikotes pada 6 Februari, tes tulis pada 9 Februari, serta presentasi dan wawancara yang digelar pada 18 Februari 2026.

Baca juga:  Perpanjangan Runway Bandara Ngurah Rai Dikerjakan Tahun Ini

Ketua Sekretariat Pansel, Anak Agung Sagung Rosyawati mengatakan, keputusan akhir mengenai siapa yang akan ditetapkan sebagai Direktur Umum tetap berada di tangan Bupati Badung selaku kuasa pemilik modal (KPM). “Kewenangan KPM untuk memutuskan yang akan ditetapkan kembali, dan yang mana diseleksi,” tegasnya. (Parwata/balipost)

BAGIKAN