
MANGUPURA, BALIPOST.com – Gangguan distribusi air bersih kembali menghantam kawasan Perumahan Raya Kampial, Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Kondisi ini langsung berdampak pada aktivitas warga yang sangat bergantung pada ketersediaan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Sejumlah aktivitas rumah tangga seperti memasak, mencuci, hingga mandi dan sanitasi menjadi terganggu. Warga pun harus memutar otak untuk tetap memenuhi kebutuhan air di tengah pasokan yang tidak mengalir normal.
Warga mengaku, gangguan ini bukan pertama kali terjadi. Namun, kondisi yang berlangsung selama tiga hingga empat hari terakhir dinilai lebih parah karena distribusi air benar-benar tidak stabil. Di lapangan, puluhan warga terlihat antre mengambil air dari mobil tangki milik Perumdam Tirta Mangutama atau PDAM Badung yang didistribusikan ke kawasan tersebut.
Selama gangguan berlangsung, warga melakukan berbagai upaya. Sebagian memilih menampung air saat aliran sempat hidup meski kecil, sementara lainnya mengandalkan suplai dari mobil tangki. Kondisi ini cukup menyulitkan, terutama bagi keluarga besar dan warga dengan aktivitas padat.
Salah seorang warga, Putu Arwata mengatakan, kondisi tersebut sangat mengganggu rutinitas masyarakat. Ia menyebut warga bahkan harus bergerak cepat setiap kali mobil tangki datang.
“Sebagai langkah darurat, warga di Perumahan Raya Kampial membentuk relawan untuk membantu proses pengambilan air secara mandiri menggunakan mobil tangki milik PDAM. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap rumah tangga tetap mendapatkan pasokan air bersih meskipun distribusi dari jaringan utama masih mengalami kendala. Semoga masalah gangguan di PDAM segera terselesaikan,” katanya.
Upaya swadaya warga ini dilakukan agar distribusi air tetap merata. Relawan membantu mengatur antrean dan memastikan seluruh warga mendapat jatah air bersih.
Sementara itu, gangguan distribusi ini diketahui terjadi akibat perbaikan pipa transmisi utama berdiameter 450 milimeter di kawasan selatan gerbang tol Nusa Dua. Pipa tersebut merupakan salah satu jalur vital distribusi air ke wilayah Kuta Selatan dan sekitarnya.
Pihak Perumdam Tirta Mangutama telah menyampaikan pemberitahuan resmi melalui media sosial Instagram. Dalam pengumuman tersebut dijelaskan bahwa pekerjaan perbaikan dilakukan sejak 17 Mei hingga 19 Mei 2026.
Akibat pekerjaan tersebut, sejumlah wilayah terdampak, di antaranya ITDC Nusa Dua, Tanjung Benoa, Bualu, Perumahan Wisma Nusa Permai, Jalan Raya Kampial, kawasan STP, Kori Nuansa, Jalan Palapa, Jalan Ocean Blue, Sawangan, Puri Bunga, Jalan Darmawangsa, Desa Kutuh, Beranda Bukit, Gunung Payung, dan sekitarnya.
Hingga berita ini diturunkan, Direktur Teknik Perumda Air Minum Tirta Mangutama, I Made Suarsa belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan perbaikan tersebut. (Parwata/balipost)










